

Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey bersama Kapolresta Kombes Viktor Mackbon dan Dandim 1701/Jayapura Jayapura Letkol Inf Hendry Widodo usai menandatangani NPHD Pilkada 2024, di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (22/4) kemarin. (foto:Mboik cepos)
JAYAPURA–Pemerintah Kota Jayapura secara resmi melakukan penandatanganan dokumen Naskah Perjanjian Hibah Daerah, (NPHD) pengamanan Pilkada untuk TNI Polri, di kantor Wali Kota Jayapura, Senin (22/4) kemarin.
Penjabat Walikota Jayapura, Frans Pekey mengatakan, dari dokumen yang baru ditandatangani itu untuk pencairannya akan dilakukan sekitar bulan Juni 2024 mendatang atau 5 bulan sebelum pelaksanaan Pilkada Kota Jayapura.
“Penyerahannya akan dilakukan bulan Juni, sesuai dengan aturan itu 5 bulan sebelum pelaksanaan Pemilu yaitu jatuhnya di bulan Juni. Karena itu dana yang ditandatangani dalam NPHD hari ini, dengan pihak Polresta dan juga pihak kodim setidaknya itu di bulan Juni” ujar Frans Pekey, Senin (22/4) kemarin.
Lanjut dia, di saat bulan Juni itu nanti pihaknya juga akan menyerahkan dana tahap 2 kepada KPU dan Bawaslu kota Jayapura senilai 60% dari total anggaran yang disiapkan oleh pemerintah kota Jayapura. Karena sebelumnya Pemkot Jayapura sudah menyerahkan dana Pemilu senilai 40% dari total anggaran yang disiapkan.
“Itu juga nanti bersamaan dengan KPU dan Bawaslu, untuk pencairan dana tahap kedua yang 60%,”ungkapnya.
Dia menerangkan, biaya pengamanan untuk Polresta senilai Rp 7,4 miliar, sedangkan untuk kodim sebesar Rp 3,6 miliar itu dalam rangka mendukung pengamanan tahapan-tahapan Pilkada di Kota Jayapura dari awal sampai dengan pelantikan kepala daerah terpilih nantinya.
“Sehingga hari ini kita sudah laksanakan penandatanganan mudah-mudahan, pada saat penandatanganan, sudah disepakati ketepatan waktu pencairannya dalam penggunaan dan juga penyesuaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.
Dia menambahkan, pihaknya juga terus melakukan komunikasi dan koordinasi, mengenai pelaksanaannya. Terutama dengan KPU, juga Bawaslu. Ada sedikit catatan pengalaman dari pemilu lalu.
Yang menjadi penekananya bahwa perlu adanya perbaikan kualitas Pemilu dan tahapan Pilkada ke depan, yang jauh lebih baik lagi dari penyelenggaraan pemilu yang sebelumnya. Terutama catatan bagi penyelenggara Pemilu. Terutama khususnya di tingkat distrik, juga di tingkat kelurahan dan kampung PPS.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…