Selain itu, pihak tenaga kesehatan juga menyampaikan tuntutan terkait hak mereka, yakni jasa pelayanan BPJS yang disebut belum dibayarkan selama kurang lebih tujuh (7) bulan, serta jasa pelayanan non-JKN tahun 2025 yang hingga kini belum direalisasikan. Pihak RSJ Abepura berharap agar permasalahan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Mereka menyatakan bahwa pelayanan akan kembali dibuka apabila seluruh kendala tersebut dapat diselesaikan.
“Kami juga menuntut hak kami pelayanan BPJS selama tujuh bulan dan pelayanan non-JKN selama tahun 2025 belum dibayar hingga sekarang,” lanjut Welmince menjelaskan.
Dari pantauan Cenderawasih Pos, sejumlah tuntutan dari masa aksi tersebut dituliskan dalam bentuk pengumuman yang diterpampang di gerbang dan pintu masuk UGD rumah sakit.
“Kami menuntut hak kami,” demikian salah satu poin yang tertulis dalam pengumuman tersebut. Pengumuman tersebut ditandatangani oleh perwakilan 12 kepala ruangan rawat inap, kepala instansi dan kepala unit RSJ Abepura.
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pangan Papua Sri Utami mengatakan pihaknya mendukung pelaksanaan MBG sebagai bagian…
“Program MBG sangat strategis bagi Papua karena mendukung 'Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis’…
‘’Pelakunya 2 orang. Satu membawa parang dan satu pelaku lainnya membawa pisau. Luka besar pada…
Persipura kini masih berada pada peringkat ketiga dengan koleksi 33 poin. Mereka hanya terpaut satu…
”Sehingga pada malam ini saya selaku kepala Basarnas, selaku SAR Coordinator mendeklir bahwa operasi pencarian…
Evaluasi dilakukan terhadap ketersediaan dapur dan jumlah penerima layanan. Saat ini, kata dia, sasaran program…