

Frits Ramandey (FOTO:Elfira/Cepos)
Komnas HAM Soal Amnesty Presiden Prabowo
JAYAPURA – Presiden Prabowo Subianto akan memberikan amnesti atau pengampunan kepada sedikitnya 44 ribu narapidana (napi), mulai dari pengguna narkotika hingga kasus tahanan politik (tapol) di Papua. Kebijakan presiden itu disambut baik Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) Perwakilan Papua.
Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey menyebut ini sebagai langkah penyelesaian konflik di tanah Papua secara berkesinambungan, terutama kekerasan di Papua yang sudah berlangsung sejak lama.
”Dalam prespektif HAM, kita melihat ini sebagai pengampunan dan proses membangun dialog,” kata Frits saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (20/12).
Menurut Frits, ini kebijakan yang baik dari presiden. Namun harus diikuti dengan pembinaan, pembebasan itu kemudian menunjuk lembaga-lembaga yang secara rutin memberi pembinaan ideologi kepada mereka.
Dengan demikian, mereka tidak hanya dibebaskan tanpa ada pendampingan pembinaan. Misalkan setelah dibebaskan, pemerintah memberikan mereka kesempatan untuk bekerja atau berusaha dan sejenisnya.
”Sebab kasus-kasus tapol itu problemnya adalah ideologi, jadi bagaimana membangun transnasionalisme,” ucapnya. Untuk Papua sendiri, Frits menyebut demi alasan ideologi kemudian melakukan pergerakan politik. Namun ada juga yang karena alasan ideologi melakukan aksi-aksi kekerasan bersenjata dan lainnya.
”Ini momentum agar mereka yang ada di pengunsian, dan mereka yang pernah terlibat termasuk yang sedang berada di hutan-hutan untuk menyerahkan diri secara baik-baik,” bebernya.
Page: 1 2
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…