

JAYAPURA – Kekerasan bersenjata di lokasi penambangan emas perbatasan Yahukimo-Bovendigul kembali terjadi. Dua warga yang disinyalir bekerja sebagai intel dihabisi kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kejadian ini sebagaimana disampaikan pihak Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB usai mendapat laporan dari Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Mayor Kopitua Heluka di Yahukimo bahwa. Juru Bicara TPNPB, Sebby Sembom menyatakan bahwa pasukan khusus dari Batalion Sisibia, Kanibal dan Yamue telah melakukan penembakan terhadap dua agen intelejen militer di Yahukimo pada Minggu (21/9) di pertambangan emas ilegal di wilayah operasi TPNPB di Korowai.
Mayor Kopitua Heluka mengatakan bahwa sebelum ditembak mati, pihaknya melakukan penangkapan dan interogasi terhadap kedua korban dan keduanya mengaku terlibat sebagai Komcad dan Banpol yang pernah didik dari luar dan pernah mendapatkan materi intelejen.
Page: 1 2
Menurutnya, pemilihan skuad sesuai dengan kesiapan pemain dalam latihan dan pertandingan. Serta kebutuhan tim di…
Agus Sugeng kembali menjabat Direktur Teknik, sementara Inda Ramdhani juga kembali menjadi pelatih fisik. Kemudian…
"Kasus korupsi dana desa di Kabupaten Lanny Jaya, sudah dilimpahkan ke jaksa untuk diproses hukum…
Pada momentum awal tahun tersebut, Wali Kota menyampaikan rasa hormat, apresiasi, serta ucapan terima kasih…
Dari lima korban yang ditemukan, tiga orang berhasil selamat, masing-masing dua pria dewasa dan satu…
Kepala BNN Kabupaten Jayapura, Kasman, mengatakan upaya pencegahan dilakukan melalui advokasi, informasi, dan edukasi kepada…