

Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan. (foto:Erianto / Cepos)
JAYAPURA – Pelatih kepala Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan mengatakan bahwa tidak ada pemain emas dalam timnya. Sehingga tak heran jika setiap laga ia kerap mengubah komposisi pemain.
Menurutnya, pemilihan skuad sesuai dengan kesiapan pemain dalam latihan dan pertandingan. Serta kebutuhan tim di setiap laga. Sehingga pemain yang kerap mendapatkan kesempatan bisa mempertahankan performanya atau lebih.
“Pemain yang saya berikan kesempatan dan bermain bagus itu harus dijaga. Karena tidak semua pemain dapat kesempatan dan dia bisa menjaga kesempatan itu,” ungkap RD kepada awak media, Senin (29/12).
Ia mengaku seluruh pemainnya memiliki kualitas, namun tak banyak yang bisa konsisten di setiap laga. Disiplin pemain dalam latihan juga menjadi catatan penting bagi mantan pelatih Persis Solo dan Barito Putera itu.
Pelatih berusia 59 tahun itu menegaskan bahwa semua pemain memiliki kesempatan yang sama. Sehingga ia pastikan tidak ada pemain “emas” dalam tim.
“Harus dijaga, jangan lengah karena ini kompetisi. Ketika pemain diberikan tanggungjawab dan kepercayaan main dan dia mengabaikan momen itu mungkin dengan latihan telat atau tidak datang momen itu hilang dan saya kasih ke yang lebih siap,” ujarnya.
RD ingin menciptakan sebuah kompetisi yang sehat dalam tim. Sehingga semua pemain memiliki kesempatan yang sama untuk tampil sebagai starter.
“Saya butuh kompetisi antara pemain, dan saya ingin pemain mengerti tugas dan fungsi masing-masing,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…