Mereka membawa sedikitnya empat pucuk senjata api laras panjang, lalu menyerang warga sipil yang berada di kampung tersebut. Akibatnya tiga korban meninggal dunia masing-masing Minanggen Wijangge, Patiago Tabuni dan Oriup Murib.
Sementara empat warga lainnya mengalami luka-luka, yakni Amos Tabuni (luka tembak di lengan kanan), Anis Tabuni (luka tembak di lengan kiri), Amote Tabuni (luka di bagian kepala) dan Perdus Tabuni (terkena rekoset di kaki).
“Pasca kejadian, sebagian besar warga Kampung Lambera mengungsi ke Distrik Megeabume dan Distrik Sinak demi keamanan,” tambah Faizal.
Senada dengan itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat agar tetap tenang.
“Percayakan penanganan kasus ini kepada aparat keamanan,” singkatnya.
Hingga saat ini, aparat masih melakukan patroli intensif serta berkoordinasi dengan pemerintah Distrik Yugumoak untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…
Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengonfirmasi penghentian sementara arus lalu lintas darat tersebut…
Selain sesak napas, sejumlah korban juga mengeluhkan pusing. Beberapa korban bahkan mengalami tekanan psikologis…