Mereka membawa sedikitnya empat pucuk senjata api laras panjang, lalu menyerang warga sipil yang berada di kampung tersebut. Akibatnya tiga korban meninggal dunia masing-masing Minanggen Wijangge, Patiago Tabuni dan Oriup Murib.
Sementara empat warga lainnya mengalami luka-luka, yakni Amos Tabuni (luka tembak di lengan kanan), Anis Tabuni (luka tembak di lengan kiri), Amote Tabuni (luka di bagian kepala) dan Perdus Tabuni (terkena rekoset di kaki).
“Pasca kejadian, sebagian besar warga Kampung Lambera mengungsi ke Distrik Megeabume dan Distrik Sinak demi keamanan,” tambah Faizal.
Senada dengan itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat agar tetap tenang.
“Percayakan penanganan kasus ini kepada aparat keamanan,” singkatnya.
Hingga saat ini, aparat masih melakukan patroli intensif serta berkoordinasi dengan pemerintah Distrik Yugumoak untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…