Mereka membawa sedikitnya empat pucuk senjata api laras panjang, lalu menyerang warga sipil yang berada di kampung tersebut. Akibatnya tiga korban meninggal dunia masing-masing Minanggen Wijangge, Patiago Tabuni dan Oriup Murib.
Sementara empat warga lainnya mengalami luka-luka, yakni Amos Tabuni (luka tembak di lengan kanan), Anis Tabuni (luka tembak di lengan kiri), Amote Tabuni (luka di bagian kepala) dan Perdus Tabuni (terkena rekoset di kaki).
“Pasca kejadian, sebagian besar warga Kampung Lambera mengungsi ke Distrik Megeabume dan Distrik Sinak demi keamanan,” tambah Faizal.
Senada dengan itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat agar tetap tenang.
“Percayakan penanganan kasus ini kepada aparat keamanan,” singkatnya.
Hingga saat ini, aparat masih melakukan patroli intensif serta berkoordinasi dengan pemerintah Distrik Yugumoak untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…
Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…
Pertempuran memperebutkan takhta juara melawan Persipuncak Puncak Cartenz berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim…
Pelatih kepala Persipura, Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi bagi pemain yang disebut-sebut sebagai masa depan…
Pendekatan strategis yang dilakukan oleh pemerintah daerah adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif maupun lahan…