Categories: BERITA UTAMA

Permintaan Pesanan Satwa Dilindungi Masih Tinggi

JAYAPURA – Sebagai bentuk transparansi dari hasil patroli pengawas terpadu Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) ilegal dan Tindak Pidana Kehutanan (TIPIHUT), Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua menggelar pemusnahan barang bukti, di halaman kantor BBKSDA di Kotaraja, Senin (20/10).

Kepala BKSDA Papua Santoso Silaban menyebutkan bahwa pemusnahan tersebut dilakukan pihaknya dari hasil patroli selama kurang lebih tiga hari lamanya yakni dari, 15-17 Oktober 2025 di Kota/Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom. Patroli tersebut diikuti oleh sebanyak 74 personil yang berasal dari unsur Kepolsian, TNI, OPD terkait dan polisi kehutanan BKSDA Papua dan lainnya.

Dikatakan adapun barang bukti yang disita BKSDA Papua selama patroli berlangsung berupa, satwa liar dilindungi dalam keadaan hidup, sejumlah 58 ekor Satwa, dengan perinciannya sebagai berikut; Cluster Pemukiman atau pergudangan, sejumlah 47 ekor satwa liar dilindungi, dengan janis; Burung Kasturi Kepala Hitam (30) ekor, Burung Kakatua Koki (3) ekor, Burung Nuri Bayan (4) ekor, Burung Peri Pelangi (3) ekor, Burung Nuri Kelam (2) ekor, Burung Kakaktua Raja (1) ekor, Burung Kasturi Ternate (1) ekor, Burung Gagak Kelabu (1) ekor.

“Sementara dari Ckster Pelabuhan Laut (dari dalam Kapal Motor), sejumlah 11 ekor satwa dlindunal dangan jenis, Burung Nuri Cokiat (5) ekor, Burung Nuri Kabare (4) ekor dan Walaby (2) ekor,” rinciannya.

Ditempat yang sama Kepala BKSDA Papua itu juga menjelaskan beberapa temuan satwa liar dilindungi yang bagian-bagiannya dalam keadaan mati yang telah di jadikan perhiasan dari Cluster tempat penjualan (Toko) sebanyak 54 opset satwa dengan perincian.

Burung Cendrawasih Kecil (3) opset, Kepala/Paruh Burung Julang Papua (3) opset, Kaki satwa Kuskus Totol Hitam (2) opset, Mahkota Burung Cendrawasih kecil (8) opset, Mahkota Bulu Burung Kasuari Gelambir Tunggal (20) opset.

“Aksesori lainnya yang menggunakan Bulu Burung Cendrawasih kecil sebanyak (9) opset. Aksesori lainnya yang menggunakan Bulu Burung Kasuari Gelambir Tunggal, berupa gelang, kalung, dan gantungan hund sebanyak (9) opset juga,” terangnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

13 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

13 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

14 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

14 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

15 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

15 hours ago