

Barnabas Suebu.
JAYAPURA – Kejadian Penimbunan Hutan Konservasi Mangrove di Pantai Hamadi hingga kini kasusnya masih bergulir. Setelah pihak yang menimbun ditetapkan sebagai tersangka dan segera dilakukan penahanan.
Rasa simpati dan peduli juga muncul dari satu tokoh Papua, Barnabas Suebu. Mantan Gubernur Papua ini memberikan dukungan moril agar pemerintah maupun penyidik bisa memberikan sanksi tegas terhadap pelaku perusak lingkungan.
“Setelah mendengar ada kawasan hutan mangrove yang dirusak dan ditimbun, hati saya mendidih, saya marah sekali dan langsung menghubungi penjabat gubernur meminta agar ini diseriusi,’’ kata Barnabas Suebu di Restoran Yougwa Sentani, Sabtu (22/7)
Tak hanya itu pria yang akrab disapa Kaka Bas ini juga langsung menghubungi Kapolda untuk meminta penyidik bisa ikut memeriksan.‘’Tapi Pak Kapolda kemarin belum angkat telepon saya,’’ tambahnya.
‘’Orang harus paham arti pentingnya hutan, arti pentingnya pohon, arti pentingnya daun yang memberikan oksygen dan dari sini kita hidup. Makanya saya marah sekali ketika tahu ada kawasan konservasi yang ditimbun dan meminta ini diseriusi,’’ imbuhnya. (ade/ary)
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…