

Barnabas Suebu.
JAYAPURA – Kejadian Penimbunan Hutan Konservasi Mangrove di Pantai Hamadi hingga kini kasusnya masih bergulir. Setelah pihak yang menimbun ditetapkan sebagai tersangka dan segera dilakukan penahanan.
Rasa simpati dan peduli juga muncul dari satu tokoh Papua, Barnabas Suebu. Mantan Gubernur Papua ini memberikan dukungan moril agar pemerintah maupun penyidik bisa memberikan sanksi tegas terhadap pelaku perusak lingkungan.
“Setelah mendengar ada kawasan hutan mangrove yang dirusak dan ditimbun, hati saya mendidih, saya marah sekali dan langsung menghubungi penjabat gubernur meminta agar ini diseriusi,’’ kata Barnabas Suebu di Restoran Yougwa Sentani, Sabtu (22/7)
Tak hanya itu pria yang akrab disapa Kaka Bas ini juga langsung menghubungi Kapolda untuk meminta penyidik bisa ikut memeriksan.‘’Tapi Pak Kapolda kemarin belum angkat telepon saya,’’ tambahnya.
‘’Orang harus paham arti pentingnya hutan, arti pentingnya pohon, arti pentingnya daun yang memberikan oksygen dan dari sini kita hidup. Makanya saya marah sekali ketika tahu ada kawasan konservasi yang ditimbun dan meminta ini diseriusi,’’ imbuhnya. (ade/ary)
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…