Ia menargetkan pada 2040 Papua memiliki tenaga teknologi laboratorium medik yang tersebar di berbagai daerah sehingga upaya pencegahan dan penanganan penyakit dapat berjalan lebih optimal.
“Kita bicara memerangi penyakit, tetapi kalau tidak menyiapkan SDM lalu siapa yang melakukan pemeriksaan itu. Papua membutuhkan tenaga laboratorium untuk memerangi tiga penyakit berbahaya tadi,” tegasnya.
Robby berharap upaya penanganan malaria, HIV/AIDS dan TBC di Papua dilakukan secara bersama-sama melalui dukungan pemerintah, dunia pendidikan dan partisipasi masyarakat. “Dari sisi kami menyediakan SDM, kemudian dukungan dari pemerintah dan partisipasi masyarakat sehingga kita sama-sama membangun Papua,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Budi P. Yokhu, memimpin langsung sidak penertiban…
Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, menyatakan bahwa ketertutupan informasi ini menabrak aturan. Merujuk pada…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…