Kata Abisai, selama ini masyarakat tiga kampung Skouw jadi buah bibir karena tingginya aktivitas ilegal baik itu pencurian maupun peredaran ganja, padahal sebagian besar pelakunya adalah WNA PNG yang tidak memiliki dokumen resmi atau Ilegal.
“Menurut aparat kampung Skouw Sae, WNA PNG ini sudah berkali-kali diusir namun tidak pernah digubris akhirnya malam ini saya datang dan pastikan besok semua dipulangkan,” tuturnya.
Walikota Jayapura itu tegaskan, setelah puluhan WNA PNG ini dipulangkan, gubuk yang mereka tempati akan dibakar agar tidak ada WNA asing yang muncul lagi.
Dari pantauan Cenderawasih Pos, puluhan WNA ini terdiri dari orang tua, dewasa hingga anak-anak, keberadaan mereka juga sudah membuat masyarakat sekitar resah. Menurut warga jika semua dikumpulkan maka jumlahnya bisa mencapai 30 orang sehingga perlu penanganan tegas. (kim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menyiapkan stok beras sebanyak 27.900 ton…
Dia menjelaskan pihaknya berharap fasilitas olahraga yang dibangun menjadi sarana bagi para siswa untuk…
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar hingga tingkat akar rumput sebagai…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…