

Kadis kesehatan Sarmi, willem K.Y. Budam dan sekdis kesehatan Sarmi Miller Bane, Senin (19/5).(foto: Mboik Cepos)
SARMI-Dinas Kesehatan Kabupaten Sarmi menyatakan komitmennya untuk mendukung program kerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Sarmi melalui sejumlah program strategis di sektor kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Sarmi, Willem K.Y. Budam, didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Miller Bane, pada Senin (19/5), mengatakan bahwa pihaknya akan memprioritaskan pengembangan infrastruktur kesehatan, penanganan stunting, serta pelaksanaan program sarapan sehat bergizi yang sudah dipdukan dalam program MBG.
“Penanganan stunting menjadi fokus utama. Kami terus mendorong peningkatan gizi bagi bayi, balita, dan ibu hamil. Penimbangan rutin bayi dan balita sangat penting untuk memantau pertumbuhan serta mendeteksi potensi stunting sedini mungkin,” ujar Willem, Senin (19/5).
Menurutnya, melalui data pertumbuhan yang diperoleh, Dinas Kesehatan dapat mengevaluasi sejauh mana intervensi yang telah dilakukan mampu menekan angka stunting di Kabupaten Sarmi. Data 2024 ada 400 anak stunting di Sarmi.
Selain itu, pengawasan terhadap pelaksanaan program makanan bergizi gratis dan tambahan juga terus ditingkatkan. Program ini menyasar satuan pendidikan mulai dari TK, PAUD, SD hingga SMP.
Page: 1 2
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…
Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…
Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…