

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo bersama Wakil Walikota, Rustan Saru didampingi jajaran Forkopimda saat melaunching program Turkam di kampung Skouw Sae, Senin (19/5).
JAYAPURA – Setelah sempat tertunda akibat padatnya jadwa, program Turun Kampung (Turkam) yang dicanangkan Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo akhirnya resmi dimulai. Pasangan Abisai dan Rustan memulai program ini dengan membuka pencanangan yang dimulai dari kampung Skouw Sae Distrik Muara Tami , Senin (19/5).
Hari pertama turkam, Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru beserta pimpinan OPD, pimpinan Forkopimda, ketua PKK, ketua GOW dan pihak-pihak terkait lainnya. Dalam keterangannya, Abisai Rollo menyampaikan bahwa kegiatan turkam Tahun 2025 ini, mengusung tema Membangun Kota Jayapura mulai dari Gerbang Kampung atau Gerakan Membangun Kampung, dengan Slogan Bangun Kampung Bangun Kota Jayapura.
Program ini menginplementasikan program atau kegiatan dalam 100 hari kerja. Mewujudkan visi Walikota dan Wakil Walikota Jayapura yakni terwujudnya Kota Jayapura sebagai kota jasa yang berbudaya, religius, maju, mandiri, dan sejahtera menuju Jayapura emas.
Jadi nantinya wali kota dan wakil wali kota akan turun ke 10 kampung dan bermalam. Setiap kampung akan disinggahi selama 3 hari. Moment ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk bertemu langsung dan menyampaikan aspirasi.
Wali kota menyatakan bahwa ia membutuhkan banyak masukan dan ingin mendengar langsung apa yang sebenarnya menjadi persoalan ditingkat akar rumput. Ia tak mau sekedar menerima laporan dari atas yang akhirnya keluhan tingkat tampak tak tersentuh.
Page: 1 2
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…