Categories: BERITA UTAMA

Di Transad Wali Kota Temukan Puluhan WNA Tanpa Dokumen

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo nampak kaget bukan kepalang saat melakukan sidak ke daerah Transad Kampung Skouw Sae Distrik Muara Tami. Ini dilakukan disela-sela agenda turkam di hari pertama pada Senin (19/5).

Bagaimana tidak, dalam perjalannya ia menemukan puluhan warga negara asing (WNA) asal Papua New Guinea (PNG) yang tidak memiliki dokumen. Menurut Abisai Rollo, lokasi Transad disinyalir telah menjadi sarang aktivitas kejahatan yang didominasi oleh warga PNG selama ini.

“Tadi siang saya mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa disini ada 4 gubuk penampungan warga Ilegal yang dijadikan sarang tindakan kejahatan, makanya saya datang cek dan ternyata ada puluhan warga Ilegal,” ujar Abisai Rollo kemarin malam.

Kata Abisai, informasi dari masyarakat Kampung Skouw, lokasi tersebut menjadi pusat transaksi ganja dan juga barang hasil curian. “Menurut aparat kepolisian, sudah beberapa kali dilakukan sidak dan sudah ada puluhan motor hasil curian yang sudah diamankan bahkan ada juga ganja,” tuturnya.

Wali Kota ketika memegang senapan tanpa dokumen

Disini wali kota juga menemukan satu buah senapan tabung milik warga.

“Semua warga dari PNG ini datang tinggal disini dan tidak dilengkapi dengan surat atau dokumen resmi sehingga saya putuskan untuk kembalikan mereka besok pagi (hari ini) ke PNG,” tegasnya.

Ondoafi Skouw ini tak ingin Kota Jayapura dijadikan tempat persinggahan yang kemudian terjadi tindak kejahatan dan tak bisa dikontrol.

Ia tak ingin kampung halamannya menjadi tak aman dan tak nyaman hanya karena warga negara tetangga bebas masuk dan melakukan tindakan kejahatan. Iapun memastikan hari ini akan mengembalikan puluhan warga PNG tersebut ke negara asalnya.

“Kita akan kordinasi dengan pihak terkait dan kembalikan mereka ke daerah asalnya, karena kita tidak mau aktivitas kejahatan di daerah Skouw ini merajalela, padahal pelakunya dari warga sebelah,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

4 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

5 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

6 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

7 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

8 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

9 hours ago