

Pencarian terhadap korban jembatan putus yang hanyut di Kali Uwe Distrik Wouma Kabupaten Jayawijaya oleh Polres Jayawijaya dan Tim SAR Jayawijaya, Minggu (17/5). (FOTO:Denny/ Cepos)
WAMENA – Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di tengah konflik sosial antara dua kelompok masyarakat di wilayah Distrik Wouma dan Musaima Distrik Hubikiak, Polres Jayawijaya bersama Tim Sar terus melakukan pencarian. Bahkan hingga saat ini telah menemukan 23 warga yang tenggelam.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satria Bimantara, SIK mengaku untuk pencarian korban yang hanyut di Kali Uwe masih terus dilakukan. Meski sempat terhenti pasca konflik antara dua kelompok masyarakat, namun setelah situasi dapat dikendalikan pencarian terhadap korban kembali dilanjutkan.
“Kami bersama SAR Jayawijaya masih terus melakukan upaya pencarian kepada para korban yang hanyut beberapa waktu lalu, meskipun sempat terhenti sehari, karena konflik, namun upaya pencarian kembali dilakukan hingga saat ini,” ungkapnya Senin (18/5) di Wamena.
Dikatakan untuk saat ini jumlah korban yang telah ditemukan sudah mencapai 23 orang. Penemuan 4 korban tambahan ini dilakukan selama dua hari di mana menindak lanjuti informasi dari masyarakat yang melihat jenazah para korban ini di mulai mengapung di pinggiran kali.
“Jadi berdasarkan informasi dari masyarakat kita kembali berhasil menemukan 4 korban hanyut di Kali Baliem yang telah dievakuasi serta diserahkan kepada keluarganya untuk dilakukan perabuan (kremasi).”kata Kapolres Jayawijaya.
Ia mengaku untuk pencarian para korban ini dimulai sejak 7 Mei ditemukan 6 jenazah dimana 3 jenazah dilakukan Kremasi di pinggir kali Uwe oleh keluarga korban dan 3 jenasah lain dibawa ke RSUD Wamena, Hari kedua, 8 Mei ditemukan 3 jenazah, dibawa ke RSUD Wamena, sementara di hari ketiga 9 mei sampai dengan hari kelim 11 Mei tak mendapatkan korban.
“Hari keenam, 12 Mei kita kembali temukan 3 jenazah yang dibawa ke RSUD Wamena, setelah itu dibawa ke rumah duka oleh keluarga korban, sedangkan hari ketujuh, 13 Mei ada 3 jenazah yang ditemukan dan dibawa ke dibawa ke RSUD Wamena, setelah itu dibawa kerumah duka oleh keluarga korban. Hari kedelapan 14 Mei ditemukan 4 jenazah menjadi 19 korban,” jelas Kapolres
Page: 1 2
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…
Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…
Salah satu sanksi yang berat, yakni menghukum Persipura tanpa penonton dalam laga kandang selama satu…