

Dika bersama masyarakat usai dibebaskan dari sandera, Rabu (18/9). (Foto Kodam
Komnas HAM Papua Sarankan Kontraktor Berfikir Dua Kali
JAYAPURA – Dua hari disandera, Karyawan PT. Jayakarta Jasa Bakti bernama Dika akhirnya dibebaskan pada Rabu (18/9) pagi. Sebelumnya yang bersangkutan dilaporkan disandera oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) kelompok Sinak, Senin (16/9) malam.
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito mengatakan dalam pembebasan Dika melibatkan masyarakat setempat.
“Perlu saya sampaikan informasi terkini bahwa sandera sudah berada di tangan kita dalam keadaan sehat walafiat,” kata Mayjen TNI Rudi Puruwito, melalui pesan WhatsApnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (18/9).
Selanjutnya kata Rudi, rombongan akan dikembalikan ke induk PLN-nya. Dan dalam pembebasan sandera, Pangdam mengatakan melibatkan masyarakat setempat yang kampungnya di Surve.
Untuk motifnya kata Pangdam karyawan PLN ini dikira mata-mata TNI. “Dia dikira mata mata TNI, dan negoisasinya hanya sekedarnya saja. Karena sejatinya hanya kesalahpahaman saja sebab warga setempat menganggap yang bersangkutan adalah orang asing di kampung itu,” jelasnya.
Terkait dengan kejadian penyanderaan ini, Pangdam mengatakan kedepan perlu diatur kerja sama antara pihak perusahaan dengan aparat keamanan tentang bagaimana konsep pengamanan dalam rangka mendukung program-program pemerintah.
“Dengan demikian pembangunan di Papua berjalan lancar dan tidak mengalami gangguan, Kodam akan selalu siap melaksanakan pengamanan sesuai dengan prosedur yang sudah ditentukan dan tidak menyalahi aturan,” kata Pangdam.
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…
Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…