Ia menyebut mayoritas tersangka merupakan anak muda, meski terdapat pula beberapa orang dewasa yang ikut diamankan dalam kasus tersebut. Sementara terkait kerugian masyarakat, khususnya kendaraan yang hilang atau rusak saat kerusuhan, Cahyo mengatakan hal itu menjadi tanggung jawab panitia pelaksana maupun pihak terkait lainnya. Menurutnya, kepolisian fokus pada penegakan hukum terhadap tindak pidana yang terjadi. “Itu ranah panitia pelaksana dan pihak yang bertanggung jawab. Kami fokus pada penegakan hukum terhadap perbuatan melawan hukum,” tegasnya.
Menanggapi isu yang menyebut kerusuhan dipicu kurangnya jumlah personel pengamanan dibanding jumlah penonton yang mencapai hampir 35 ribu orang, Cahyo membantah tudingan tersebut. Ia mengatakan jumlah personel yang dikerahkan sudah berdasarkan permintaan panitia pelaksana pertandingan.
Bahkan, Kapolda Papua telah menambah kekuatan pengamanan sebanyak 150 personel yang didukung anggaran operasional dari Kapolda Papua sendiri.
“Pengamanan dilakukan berdasarkan permintaan Panpel. Bahkan Kapolda sudah mengantisipasi dengan menambah personel pengamanan,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…
Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…
Crosser kebanggaan Papua yang menorehkan prestasi gemilang dan kejuaraan nasional itu mengumpulkan poin sempurna dengan…
Lokasi wisata ini berada tidak jauh dari kawasan wisata Tobuso dan mulai dikenal luas sejak…
Pemerintah Kabupaten Jayapura akan melakukan kajian terhadap jumlah aparatur sipil negara (ASN) dan beban kerja…