

Calon Gubernur, Benhur Tomi Mano saat menyambut kedatangan Paulus Waterpauw atau yang akrat disapa kaka besar di Kediamannya, di Jl Jeruk Nipis, Kotaraja, Senin (17/3) malam. (foto:Karel/Cepos.)
Sepuluh Menit Pertemuan Tertutup, Paulus Waterpauw Nyatakan Dukungan
JAYAPURA-Calon Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), bersama calon Wakil Gubernur, Constant Karma (CK), semakin memperkuat posisi mereka dalam menghadapi pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Papua 2025. Setelah sang wakilsebelumnya, Yeremias Bisai yang menyatakan tidak akan lompat pagar, kini dukungan dari tokoh lain juga berdatangan.
Yang menarik adalah hadirnya sosok mantan bakal calon gubernur Papua, Paulus Waterpauw, yang secara resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan BTM-CK. Paulus Waterpauw tiba di Jayapura Senin (17/3) dan menyempatkan diri mendatangi kediaman BTM di Jl Jeruk Nipis, Kotaraja.
Sebagaimaa diketahui Paulus Waterpauw sempat masuk dalam bursa pemilihan namun ia yang ketika itu disebut-sebut berpasangan dengan Toni Wanggai gagal mendapatkan partai. Partai Golkar yang sempat diincar justru menjatuhkan pilihan kepada Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen.
Paulus Waterpauw, yang akrab disapa sebagai “Kaka Besar”, mengunjungi kediaman Benhur Tomi Mano pada Senin malam (17/3). Kedatangannya disambut hangat oleh BTM beserta keluarga. Setelah pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar sepuluh menit, kedua tokoh tersebut menuju teras depan.
Dalam kesempatan itu, Paulus Waterpauw menyatakan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan penuh terhadap pasangan BTM-CK sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.
Page: 1 2
Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…