

Mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di bawah kolong jembatan Kali Acai, Pasar Lama Abepura saat dievakuasi, Kamis (13/6). (foto:Dok. Polsek Abepura)
JAYAPURA-Setelah ditemukan tak bernyawa di bawah kolong jembatan Kali Acai di Pasar Lama Abepura, Kelurahan Waimhorock, Distrik Abepura Kota Jayapura, dan dievakuasi ke RS Bhayangkara, Kamis (13/6), identitas perempuan yang diduga mengalami gangguan jiwa, belum terungkap, hingga Jumat (14/6).
Dari informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos menyebutkan bahwa perempuan tersebut sehari-hari tidur atau beristirahat di bawah kolong jembatan. Warga di sekitar lokasi tempat jenazah ditemukan menduga, perempuan yang belum diketahui identitasnya itu mengalami gangguan jiwa.
Pihak rumah sakit dalam hal ini RS Bhayangkara tempat jenazah disimpan, juga belum bisa melakukan autopsi. Sebab menurut kaur Pelayanan Dokpol RS Bhayangkara jayapura, dr. Annisa R. Alkatiry, pihaknya masih menunggu permintaan penyidik.
“Sampai saat ini identitasnya belum diketahui dan jenazah juga belum diautopsi. Karena kami masih menunggu permintaan penyidik,” ungkap dr. Annisa kepada Cenderawasih Pos, Jumat (14/6).
Secara terpisah, Kapolsek Abepura yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Abepura, Ipda Arman, SH., menyampaikan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas jenazah yang ditemukan di bawah kolong jembatan Kali Acai di pasar Lama Abepura. “Identitasnya belum diketahui dan kami masih terus melakukan penyelidikan,” ucap Arman.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, sesosok jenazah perempuan tanpa identitas ditemukan telentang di bawah kolong jembatan Kali Acai, Kamis (13/6). Dari hasil olah TKP, yang dilakukan aparat Kepolisian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan tubuh perempuan tersebut.
Saat ditemukan, jenazah tertutup kain sarung dan sudah mengeluarkan bau tak sedap dan ditemukan adanya beletung. Polisi menduga, perempuan tanpa identitas tersebut sudah meninggal dunia sekira dua minggu. (rel/nat)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…