Categories: BERITA UTAMA

Viktor Yeimo: Tidak Boleh Ada Rasisme di Tanah Papua

JAYAPURA-Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Viktor Frederik Yeimo (VY) dengan tegas menolak keras adanya rasisme di Tanah Papua, sebab menurutnya rasisme merupakan kejahatan kemanuasiaan yang akan berdampak pada perpecahan.

“Tidak boleh ada rasisme di tanah Papua, karena rasisme itu kejahatan luar biasa, (extraordinary crime),”Kata Viktor di Jayapura, Selasa, (17/1).

Ia menambahkan rasisme akan merusak ketatanan kebangsaan, oleh sebab itu  Viktor mengajak, seluruh rakyat Papua harus menolak adanya rasisme dibumi Cendrawasih.

“Kita harus sama-sama memerangi rasisme, tidak boleh ada rasisme di Papua maupun didunia,”Tendas Viktor.

Viktor mengharapkan agar rakyat Papua mendukung terhadap proses hukum yang sedang ia jalani, dimana saat ini dirinya tengah menjalani proses hukum atas dugaan kasus makar.

“Saya minta agar rakyat Papua dukung proses hukum yang sedang saya jalani saat ini, mari kita sama sama menolak rasisme di Ranah Papua,” tegas Viktor.

Diketahui sebelumnya Viktor Frederik Yeimo ditangkap oleh Satgas Nemangkawi di Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, pada 9 Mei  2021 lalu. Penangkapan terhadap VY, lantaran diduga VY, merupakan dalang dari kerusuhan Papua pada Bulan September Tahun 2019 lalu.

Atas tuduhan itu, sehinga Iapun saat ini tengah menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Jayapura dengan tuduhan kasus Makar.

Selasa, (17/1) kemarin proses sidang dari Terdakwa Viktor Frederik Yeimo, sudah masuk pada tahap tanggapan penuntut umum atas eksepsi atau replik. Sidang akan dilanjutkan Selasa, (24/1) mendatang dengan. (rel/gin)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

14 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

15 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

16 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

17 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

18 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

19 hours ago