Categories: BERITA UTAMA

Anggota MRP Papua Selatan Diduga Nyaris Diperkosa

Pimpinan MRP Papua Selatan Siap Berikan Tanggapan dan Klarifikasi

MERAUKE– Pimpinan Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Selatan siap memberikan tanggapan dan klarifikasi terkait dengan berita viral Ketua Pokja Adat MRP Papua Selatan berinisial PO yang diduga melakukan perbuatan tidak terpuji terhadap Ketua Kelompok Kerja (Pokja) PRP Papua Selatan berinisial PH di Jogjakarta.

Dihubungi lewat telpon selulernya, Senin (14/7) sore, Ketua MRP Papua Selatan, Damianus Katayu mengatakan bahwa pihaknya baru saja selesai menggelar rapat terkait dengan berita yang mengejutkan tersebut.

‘’Kami baru selesai menggelar rapat. Tapi, besok saja ya baru kami memberikan tanggapan dan klarifikasi,’’ kata Damianus Katayu.

Namun yang jelas, informasi yang viral tersebut akan diserahkan ke Badan Kehormatan MRP Papua Selatan. ‘’Tapi, besok saja baru kita sampaikan semuanya. Saya langsung yang akan sampaikan besok,’’ tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kondisi Fiskal Papua Makin Berat Pasca Pembentukan DOB

Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…

5 hours ago

Akhirnya Tiga Warga Australia Dimejahijaukan

Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari  pesawat Piper PA 23-250…

6 hours ago

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

7 hours ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

8 hours ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

9 hours ago

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

10 hours ago