

Pertemuan antara dua pelaku penganiayaan yang merupakan oknum anggota TNI non organik bersama dengan keluarga korban dan paguyuban Flobamora yang ada di Wamena jumat (12/9) (foto:Denny/Cepos)
Ramai di Media Sosial, Warga Flobamora Protes
WAMENA– Disaat isu memprotes keberadaan personel TNI non organik di Wamena masih hangat, sebuah tindakan tak terpuji justru dilakukan dua oknum anggota TNI yang diduga dari Satgas Rajawali II. Yang dilakukan adalah melakukan penganiayaan terhadap dua karyawan PT Pilamo Bakery Wamena yakni Ari dan Leon.
Kedua karyawan ini sempat mendapat bogem mentah dari pelaku. Kasus ini sempat terekam CCTV dan akhirnya ramai di media sosial. Paguyuban Flobamora juga sempat memprotes kejadian ini karena korban berasal dari kerukunan tersebut. Kasus ini langsung ditangani Sub Denpom Wamena dan mempertemukan pihak keluarga korban dan dua pelaku.
Dari video rekaman CCTV terlihat dua anggota TNI melakukan penganiayaan terhadap dua karyawan mulai dari depan hingga di dalam toko Bakery. Viral ini menyulut juga memantik beragam komentar dari netizen.
Komandan Sub Denpom Wamena Lettu CPM Raka Yudhistira Amri ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penganiayaan yang melibatkan dua oknum anggota TNI non organik di Wamena yakni Sertu JS dan Sertu HO.
“Sejak semalam sudah di ketahui adanya kasus ini dan kita juga sudah menerima laporan pengaduan, dan kita juga sudah mengajukan surat permohonan visum kepada RSUD Wamena sehingga kami tunggu hasil itu,”ungkapnya di Kantor Sub Denpom Wamena Jumat (12/9).
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…
Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…
Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…
Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…
Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…