

Pimpinan dan anggota MRP saat menggelar rapat bersama Baperida Papua di Gedung MRP, Senin (13/4) (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA–Majelis Rakyat Papua (MRP) melayangkan protes keras kepada pemerintah pusat dan daerah karena dinilai tidak pernah dilibatkan dalam proses perizinan investasi di Papua. Hal ini terungkap dalam rapat MRP bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua di Gedung MRP, Senin (13/4).
Ketua MRP, Nerlince Wamuar, menegaskan bahwa pelibatan MRP dalam setiap kebijakan strategis, khususnya yang berkaitan dengan hak Orang Asli Papua (OAP), merupakan amanat undang-undang.
Ia merujuk pada Undang-Undang Otonomi Khusus Nomor 2 Tahun 2021, khususnya Pasal 20 ayat (1) huruf e, yang menyebutkan bahwa MRP memiliki kewenangan memberikan saran, pertimbangan, dan persetujuan terhadap rencana kerja sama pemerintah dengan pihak ketiga di Papua.
“Selama ini kami sama sekali tidak pernah dilibatkan dalam setiap izin investasi, baik di sektor pertambangan, kehutanan, maupun pertanian. Padahal kewenangan kami jelas diatur dalam undang-undang,” tegas Nerlince.
Menurutnya, ketidakterlibatan tersebut diduga karena masih rendahnya pemahaman organisasi perangkat daerah terhadap regulasi Otsus. Bahkan, dalam rapat tersebut, pihak Bapperida disebut baru mengetahui adanya kewenangan MRP sebagaimana diatur dalam undang-undang.
“Ini sangat disayangkan. Kewenangan MRP ada dalam undang-undang, tetapi justru tidak dipahami oleh pemerintah sendiri,” ujarnya.
MRP juga menyoroti berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berjalan di Papua tanpa koordinasi dengan lembaga kultural tersebut. Satu lokasi PSN di Papua adalah di Kabupaten Keerom. Padahal, setiap kebijakan yang berdampak pada masyarakat adat semestinya melibatkan MRP sebagai representasi kultural Orang Asli Papua.
“Program pemerintah pusat sangat baik, tetapi harus melibatkan MRP. Jangan sampai ada kebijakan turun di Papua, tetapi kami tidak tahu,” katanya.
Page: 1 2
Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…
Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…