Categories: BERITA UTAMA

Politik Identitas Sedang Dijalankan di Papua

Kenius Kogoya: Masyarakat Pegunungan dan Papua Tengah “Dilarang” Maju dalam Pemilu (Pilkada) di wilayah Papua maupun Papua Selatan

JAYAPURA – Sebuah pernyataan menarik disampaikan Dr Kenius Kogoya. Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Papua ini mengkritisi sikap politisi maupun sebagian warga yang menolak politik identitas namun secara tidak sadar sedang ikut menerapkan politik identitas tersebut.

Dengan memetakan wilayah adat  yang kemudian melarang orang dari wilayah adat tertentu masuk ke wilayahnya.

“Jadi secara tidak langsung itu sedang kita terapkan. Selama ini ada pemetaan lewat wilayah adat dan disitulah proses (politik identitas) itu masuk,” kata Kenius dalam acara safari Pemilu yang digelar Polda Papua di Hotel Sunny Abepura, Sabtu (11/11).

Ia mencontohkan masyarakat asli dari daerah Papua Pegunungan dan Papua Tengah dilarang untuk nyalon atau maju dalam Pemilu (Pilkada) di wilayah Papua maupun Papua Selatan karena bukan dari masyarakat adatnya. Begitu sebaliknya dan ini secara tidak langsung menumbuhkan benih bibit politik identitas tadi.

“Saya pikir kita tak perlu alergi dengan sosok dari luar. Saya ambil contoh kami di Puncak Jaya tidak pernah menolak siapapun meski bukan dari Puncak Jaya. Lihat saja bupatinya pernah dari Sentani, sekda dan wakil bupatinya juga pernah dari luar. Kami tak persoalkan itu,” cecar Kenius.

Ia meminta politisi dan masyarakat khususnya di wilayah Papua jangan selalu berkonotasi bahwa yang bisa memimpin hanya dari wilayah Papua sebab dalam Otsus untuk tingkat provinsi bisa anak Papua siapa saja.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Persipura Ditunggu Laga Berat

Coach RD mengaku sangat sulit mengalahkan pasukan Laskar Antasari di depan Barito Mania. Musim ini,…

1 day ago

Gelombang Tinggi Lumpuhkan Pelayaran, KM Sinabung Nyaris Terhempas

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Biak, melalui Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP),…

1 day ago

Kerap Jadi Tempat Judi, Satpol PP Tertibkan Bangunan di Jalan Prajurit

Kepala Bidang Trantib Umum Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke Raimond Rumlus mengungkapkan, penertiban ini…

2 days ago

Penyidik Periksa 13 Saksi dan 3 Ahli

Andre menjelaskan, setelah penetapan AI sebagai tersangka dalam kasus korupsi bantuan hibah Pemerintah Provinsi Papua…

2 days ago

Tak Bisa Beli Pemain, PSBS Maksimalkan Potensial

PSBS memiliki waktu cukup lama untuk berbenah. Putaran kedua kembali bergulir pada 25 Januari. PSBS…

2 days ago

Perjuangannya Berbuah Manis, Pemilik RM Serumpun Merasa Lega

‘’Beliau orang baik. Utang itu sekitar 2-3 tahun terakhir. Sementara utang-utang sebelumnya sudah dibayarkan. Saat…

2 days ago