Categories: BERITA UTAMA

Politik Identitas Sedang Dijalankan di Papua

“Kita perlu lebih fair dan terbuka. Papua jangan dikotak – kotak sebab kita menolak politik identitas namun secara tidak langsung kita sedang menerapkannya,”sindirnya.

Selain itu ia juga meminta KPU lebih mensosialisasikan event Pemilu pada 2024 mendatang. Pasalnya ia melihat masyarakat akar rumput tidak semua tahu soal agenda akbar ini.

“Kami khawatir tidak semua akan datang ke TPS yang akhirnya TPS kosong kemudian menyisakan banyak suara kosong dan ini rawan. Saya berharap KPU mencermati itu,” tegasnya.

Apa yang disampaikan Kenius diiyakan oleh Kapolda Papua, Irjend Pol Mathius Fakhiri. “Saya pikir yang disampaikan itu betul. Tidak boleh alergi dan siapa yang mau memimpin dengan hati itu diberi ruang,” singkat Kapolda. (ade/wen)

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Guru TK Didorong Jadi Pondasi Wajib Belajar 13 TahunGuru TK Didorong Jadi Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun

Guru TK Didorong Jadi Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun

Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…

12 hours ago

KWI Soroti Luka Sosial Papua

Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…

13 hours ago

Aktivitas Pelayanan Dipindahkan Ke Kantor Kelurahan Hinekombhe

Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…

14 hours ago

Persiker Tunjukkan Tren Positif

Persiharjo Sukoharjo merupakan salah satu wakil Jawa Tengah yang lolos ke babak nasional. Kemenangan ini…

20 hours ago

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

2 days ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

2 days ago