Categories: BERITA UTAMA

Nyatakan Aksi 15 Agustus Berlangsung Damai

Agus Kossay Klarifikasi Soal Kalimat Hancurkan: Membakar Semangat Untuk Ambil Bagian

​JAYAPURA – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) secara tegas menepis berbagai isu dan spekulasi yang menyebutkan bahwa rencana aksi demonstrasi serentak pada Sabtu, 15 Agustus 2026, akan berujung ricuh (chaos). KNPB menegaskan komitmennya untuk tetap memegang teguh prinsip perjuangan berdemokrasi melalui aksi damai tanpa kekerasan.

“Jangan terlalu tegang seperti besok akan perang saja, tidak ada. Kami semua memahami seperti apa aturannya dan saya jamin aksi tanggal 15 nanti tetap berjalan damai, ini bicara kemanusiaan soalnya,” kata Ketua Umum KNPB, Agus Kossay melalui ponselnya, Kamis (13/8).

Ia menegaskan bahwa aksi massa Sabtu nanti tetap berjalan sesuai komando yang dilakukan secara damai. Yang paling penting kata Agus adalah negara membuka ruang demokrasi bagi rakyat Papua. Selama ini menurutnya selalu terjadi penyekatan, pembungkaman dan kekerasan terhadap aksi yang dilakukan. Menurutnya, Indonesia sebagai anggota PBB seharusnya memahami makna demokrasi. Bentuk penyampaian aspirasi itu difasilitasi dan diberi ruang, bukan dihentikan apalagi diwarnai dengan aksi kekerasan.

Disini Agus juga mengklarifikasi terkait video dirinya yang mengeluarkan statemen “kasi hancur”. Agus menjelaskan maksud pernyataannya adalah kerahkan semua kekuatan dan berkonsolidasi disemua lapisan untuk turun ke jalan. “Tidak ada maksud lain apalagi jika dimaknai seolah-olah besok kami mau bikin kerusuhan bakar gedung dan lain-lain. Kami ini orang yang mengerti bagaimana hukum dan demokrasi. Itu hanya membakar emosi massa untuk ikut terlibat namun tetap menyampaikan aspirasi secara bermartabat,” bebernya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: DEMOKnpb

Recent Posts

Kejati Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Jalan Boven Digoel

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…

4 hours ago

Wajib Menang Meski Banyak Celah

Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…

19 hours ago

Sama-sama Mabuk, Seorang Guru Dibacok Teman Minum

Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…

1 day ago

Tekanan Diplomatik di Forum PBB Momentum Emas Bagi Indonesia

Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…

1 day ago

​Perjanjian Roma dan New York Agreement Dianggap Cacat

Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…

1 day ago

16 Pejabat Baru Dilantik jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…

1 day ago