Categories: BERITA UTAMA

Nyatakan Aksi 15 Agustus Berlangsung Damai

“Selama kami diberi ruang untuk berbicara maka saya jamin 100 persen tidak akan terjadi apa-apa. Yang kami khawatirkan jika ada pihak yang sengaja memancing agar situasi pecah dan akhirnya KNPB yang akan dikambinghitamkan seolah-olah selalu membuat kerusuhan padahal ada ruang yang tidak diberikan sekalipun yang kami lakukan dilindungi undang-undang,” paparnya. Sementara untuk jumlah massa, Agus belum bisa memastikan karena seluruh wilayah adat akan turun dengan menyesuaikan kondisi wilayah masing-masing.

“Untuk Numbay (Kota Jayapura) itu Perumnas III, Expo Waena, Lingkaran Abepura, Imbi dan tujuanya ke DPRP dan MRP sedangkan di Sentani nantinya tetap ke Gunung Merah. Di Sentani isunya juga akan berbicara soal 500 lebih pelajar yang keracunan MBG. Kami pikir negara jangan memaksakan juga (soal MBG,” imbuhnya. “Yang jelas aspirasi yang akan kami sampaikan adalah berkaitan dengan darurat militer, hak-hak masyarakat yang dirampas hingga bentuk-bentuk ketidakadilan. Ada banyak aspek sehingga Jakarta perlu memberi solusi. Jakarta kalau diam nantinya korban akan terus berjatuhan,” pungkasya.

Ditambahkan Ketua I KNPB, Warpo Sampari Wetipo, guna meluruskan opini publik yang berkembang di tengah persiapan aksi memperingati New York Agreement 1962 sekaligus menyuarakan kondisi darurat militer dan krisis kemanusiaan di Tanah Papua. ​​”Sepanjang KNPB mendorong aksi, kami selalu memegang prinsip aksi damai tanpa kekerasan. Dalam catatan sejarah kami, tidak pernah KNPB menyetting atau menginginkan aksi demonstrasi itu harus chaos atau kacau,” ujar Warpo di Abepura, Rabu (13/8).

​Menanggapi kekhawatiran para pelaku usaha kecil (UMKM), pedagang pasar, dan pemilik kios terkait isu pemogokan paksa, KNPB memberikan jaminan penuh bahwa keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat sipil tidak akan terganggu. ​Warpo menjelaskan bahwa KNPB sangat menghormati hak-hak warga yang ingin tetap menjalankan roda perekonomian harian secara normal tanpa ada unsur intimidasi.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: DEMOKnpb

Recent Posts

Pertanian Modern Buka Jalan Papua Swasembada BerasPertanian Modern Buka Jalan Papua Swasembada Beras

Pertanian Modern Buka Jalan Papua Swasembada Beras

  Kepala Balai Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua, Aser Rouw mengatakan, salah satu pendekatan…

2 days ago

Manajer Layangkan Pujian

Kemenangan ini diraih pada pertandingan keempat, setelah pada tiga laga sebelumnya Persipura selalu gagal mengamankan…

2 days ago

BTM: Anak-anak Sudah Menemukan Chemistry

Pria yang akrab disapa BTM tersebut menilai raihan tiga poin ini menjadi sinyal positif bagi…

2 days ago

Intensitas Banjir di Pasar Youtefa Meningkat

  Banjir juga kembali merendam kawasan belakang Pasar Youtefa, Kota Jayapura, setelah hujan mengguyur sejak…

2 days ago

Pegang Teguh Regulasi Resmi, Lima Pejabat Dekan Sempat Terindikasi Tak Penuhi Syarat

Dari sejumlah persoalan yang dihadai Uncen, masalah yang terjadi di lingkungan Fakultas Kedokteran Uncen ini…

2 days ago

Jaksa Garda Desa Penting Untuk Kawal Pengelolaan Dana Desa

  Pihaknya menekankan pentingnya pengelolaan Dana Desa secara tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat nyata…

2 days ago