Categories: BERITA UTAMA

Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Peserta Didik

JAYAPURA- Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., mengonfirmasi penambahan kasus positif baru di Provinsi Papua, Kamis (13/8), sebanyak 9 kasus. Yaitu 5 kasus di Mimika, 2 kasus di Kabupaten Jayapura, dan 2 kasus di Keerom.

Kemudian, angka kontak erat juga bertambah sebanyak 93 kasus, di mana 1 kasus di Kota Jayapura, 82 kasus di Mimika, dan 10 kasus di Merauke. Sedangkan, suspek bertambah 20 kasus, yakni 8 kasus di Kota Jayapura, 14 kasus di Puncak, 2 kasus di Boven Digoel, dan 2 kasus di Mimika. 

“Angka pasien sembuh juga bertambah sebanyak 3, yakni masing-masing 1 pasien dari Merauke, Mimika, dan Keerom. Kepada seluruh petugas kesehatan, kami sampaikan apresiasi yang tinggi menyangkut upaya besar yang telah dilakukan sehingga kini terdapat 61 persen pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid 19,” ungkap dr. Silwanus Sumule, Kamis (13/8) kemarin.

Sehubungan dengan penanganan Covid-19 di Papua dan satuan pendidikan yang telah melakukan proses belajar mengajar (PBM) tatap muka di sekolah, maka Satgas Covid-19 Provinsi Papua menegaskan agar keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi prioritas.

“Dalam memulai PBM, seluruh pemangku kepentingan, serta pula pengambil kebijakan, harus memastikan semua indikator, baik dari aspek pelayanan kesehatan, epidemologi, hingga surveilans, terpenuhi. Artinya, harus tepat dilakukannya penelitian sebelum mengambil kebijakan dibukanya atau tidaknya aktivitas belajar mengajar tatap muka di sekolah,” pintanya.

“Oleh karenanya, kaitannya dengan itu, keterlibatan orang tua peserta didik dan komite sekolah juga menjadi prioritas untuk diperhatikan terlebih dalam menentukan proses belajar mengajar tatap muka yang dibuka atau tidak,” sambungnya.

Dengan catatan ini, diketahui bahwa jumlah kasus positif secara kumulatif di Papua telah mencapai 3.234 kasus. Dimana 1.238 pasien dirawat, 1.961 pasien sembuh, dan 35 pasien meninggal dunia. Sedangkan, kontak erat sebanyak 3.198 kasus, suspek berjumlah 714 kasus, dan pemeriksaan PCR/TCM yang telah mencapai 33.409 sampel. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

19 minutes ago

LBH Desak MBG Dihentikan di Tanah Papua

   Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…

8 hours ago

Kondisi Membaik, Lima Pasien Keracunan MBG Pulang

Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan  usai mengonsumsi menu Makan…

9 hours ago

Pemkot  Diminta Perhatikan Kondisi Damkar

    Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…

11 hours ago

Dorong Kemandirian Ekonomi, DPMK Perkuat Pembinaan BUMKam

  Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…

12 hours ago

11 Serpihan Proyektil Diangkat dari Tubuh Korban

   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…

13 hours ago