Selain itu, memohon kepada seluruh operator penerbangan sipil yang melayani rute di wilayah Papua, khususnya wilayah konflik agar tidak menggunakan pesawat sipil untuk kegiatan pendropan pasukan atau kepentingan non-sipil lainnya.
“Pesawat sipil harus tetap dijaga netralitasnya demi keselamatan awak, penumpang, dan keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat di daerah-daerah terpencil yang sangat bergantung pada transportasi udara,” tegasnya.
“Kami berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta keselamatan bersama. Dunia penerbangan adalah ruang kemanusiaan yang harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan,” pungkasnya. (rel/fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Dimateri pemaparan beliau (Presiden Prabowo), sempat ditampilkan Kampung Kalamo sebagai bagian dari program seribu kampung…
“Karirhub menjadi pintu masuk yang memudahkan pencari kerja. Informasi lowongan kerja makin terpusat, sumbernya jelas,…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan untuk membangun gerai koperasi merah putih ini diketahui…
Tahun baru Imlek, bagi warga Tionghoa lebih dari sekadar pengaturan ulang kalender. Ini adalah momen…
“Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Badan Pengurus Gugus Penerjemah Alkitab…
Uji coba ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan nasional melalui optimalisasi infrastruktur strategis. Agenda…