Selain itu, memohon kepada seluruh operator penerbangan sipil yang melayani rute di wilayah Papua, khususnya wilayah konflik agar tidak menggunakan pesawat sipil untuk kegiatan pendropan pasukan atau kepentingan non-sipil lainnya.
“Pesawat sipil harus tetap dijaga netralitasnya demi keselamatan awak, penumpang, dan keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat di daerah-daerah terpencil yang sangat bergantung pada transportasi udara,” tegasnya.
“Kami berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta keselamatan bersama. Dunia penerbangan adalah ruang kemanusiaan yang harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan,” pungkasnya. (rel/fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kedatangan Gubernur Apolo disambut meriah oleh para siswa sekolah dasar yang berdiri di sepanjang jalan…
Keluarga besar Bupati Keerom, Piter Gusbager, melayangkan peringatan keras kepada Panji Agung Mangkunegoro. Peringatan ini…
Upacara tersebut dipusatkan di Stadion Katalpal, Kabupaten Merauke, Senin (17/8), dan diikuti jajaran Pemerintah Provinsi…
Yonif TP 860/NSK menggelar panen raya hasil ketahanan pangan (Hanpangan) di Kampung Ruambak Jaya SP…
Menurut Albert Rapami, rencana Pengurus Provinsi Gateball Papua Selatan untuk memperluas sosialisasi olahraga tersebut ke…
Provinsi Papua Selatan mendapatkan alokasi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk program bantuan pangan 3 bulan …