Categories: BERITA UTAMA

Tradisi Manggeuw Fafa, Pesta Adat Pemersatu Anak Peranakan Kampung Ifale

SENTANI – Tua Adat Abuafa Kamboine Monim, Saskar Monim, menjelaskan bahwa Manggeuw Fafa merupakan pesta adat tahunan yang diperuntukkan bagi anak-anak peranakan Kampung Ifale.

Menurutnya, Manggeuw Fafa adalah tradisi yang mempersatukan kembali anak-anak peranakan Ifale yang berada di luar kampung untuk kembali ke tanah asal ibu mereka.

“Manggeuw Fafa adalah pesta adat bagi anak-anak peranakan Kampung Ifale. Ini menjadi momen untuk mempersatukan mereka yang berada di luar agar kembali ke kampung mama mereka,” ujar Saskar Monim, Kamis (12/2).

Tradisi ini rutin dilaksanakan setiap tahun dan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi di Kampung Ifale. Dalam adat tersebut, seluruh anak peranakan diwajibkan kembali dan merayakan pesta adat di kampung asal ibu mereka.

Dalam pelaksanaannya, para om atau paman dari Kampung Ifale memiliki tanggung jawab untuk menyediakan jamuan bagi para keponakan yang datang. Makanan yang disajikan berasal dari hasil kebun, ikan, serta sumber pangan lokal lainnya.

Tarian tradisional Isosolo yang dilakukan masyarakat Kampung Ifale saat menjemput anak peranakan Kampung Ifale dari Dermaga Khalkote, Kamis (12/2).(foto: Yohana/Cepos)

“Om-om di Kampung Ifale harus menyiapkan makanan untuk menjamu setiap keponakan yang datang. Ini sudah menjadi kewajiban adat,” jelasnya.

Saskar menyebutkan, dirinya kini merupakan generasi ketujuh yang terus melestarikan tradisi tersebut.

“Saya ini generasi ke-7 yang kembali memperingati tradisi ini. Ini warisan turun-temurun yang harus kami jaga,” tambahnya.

Prosesi penjemputan Manggeuw Fafa dilakukan dari Dermaga Khalkote, Kampung Asei, Distrik Sentani Timur. Setiap keponakan yang datang dari luar daerah akan dijemput secara adat di Khalkote, sesuai dengan tradisi harus menggunakan baju berwarna merah, yang merupakan warna dari Kampung Ifale yang artinya berani.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

12 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

13 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

14 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

15 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

16 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

17 hours ago