Categories: BERITA UTAMA

KKB Kanibal dan Semut Merah Dalang Penembakan Pesawat di Korowai

“Setelah area kami amankan dan situasi dinyatakan kondusif, kami berharap warga yang mengungsi dapat kembali dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan seperti biasa,” ujar Kombes Yusuf. Selain dampak sosial dan psikologis, insiden penembakan oleh KKB ini juga berimbas pada aktivitas penerbangan. Untuk sementara waktu, seluruh penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan.

“Untuk sementara waktu, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman,” jelas Kombes Yusuf.

Sementara insiden penembakan pesawat sipil yang menewaskan Kapten Pilot Egon Irawan dan Co Pilot Baskoro menambah daftar panjang kekerasan terhadap penerbangan sipil di Papua. Ketua Papuan Aviators Network (PAN), Capt. Buce Sub menyatakan peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi komunitas pilot, khususnya di tanah Papua.

“Kejadian di Korowai menyisakan duka bagi kami. Sesama pilot, kami sangat berduka atas kehilangan kedua kapten yang ditembak,” kata Capt Buce saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (12/2).

Menurut Buce, kasus di Korowai bukanlah yang pertama. Ia menilai pola kekerasan terhadap pesawat dan awak sipil terus berulang, sehingga diperlukan evaluasi menyeluruh, bukan sekadar penanganan setelah kejadian.

“Yang perlu didorong bukan hanya penanganan pascakejadian, tetapi evaluasi menyeluruh terhadap pola yang terus berulang. Ini bukan kali pertama pesawat sipil ditembak dan pilot menjadi korban,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya transparansi dalam penegakan hukum yang adil serta pendekatan dialogis yang melibatkan masyarakat lokal di wilayah konflik.

Menurutnya, penyelesaian akar persoalan harus ditempuh melalui jalur dialog agar kekerasan tidak terus berulang.

“Pengambil kebijakan harus mencari solusi yang tepat. Selama ada pembiaran, persoalan ini tidak akan selesai,” katanya.

Buce mengungkapkan, berdasarkan catatan dunia penerbangan, sejumlah insiden serius sebelumnya juga terjadi di Papua.

Mulai dari penyanderaan pilot, pembunuhan pilot asing di Mimika, penembakan dan pembakaran pesawat, hingga insiden terbaru di Korowai yang menewaskan dua pilot. Ia mengakui peristiwa di Kiwirok sebelumnya sudah menimbulkan kecemasan di kalangan pilot. Namun, kejadian di Korowai dinilai lebih mengejutkan karena wilayah tersebut selama ini dianggap relatif aman.

Page: 1 2 3 4 5

Juna Cepos

Recent Posts

Tawuran Pelajar di Kotaraja, Anarkis dan Resahkan Warga   Tawuran Pelajar di Kotaraja, Anarkis dan Resahkan Warga   

Tawuran Pelajar di Kotaraja, Anarkis dan Resahkan Warga 

  Aksi saling serang menggunakan batu, botol kaca, hingga balok kayu memaksa para pengguna jalan…

9 hours ago

Mulai 2027, Venue PON Papua Dikelola BLUD

Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua menargetkan pengelolaan venue olahraga milik Pemerintah Provinsi Papua,…

10 hours ago

Gubernur Dorong Anak Kampung Koa Bersekolah di Sekolah Rakyat

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan masa depan generasi…

11 hours ago

Bupati Jayawijaya Tinjau UPT Pembibitan Ternak Babi

Bupati Jayawijaya Atenius Murib menyatakan, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi ternak babi dan kadang…

12 hours ago

Pemkab Jayapura Benahi Parkiran hingga Penerangan di Khalkote

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, mengatakan sebagian besar pembangunan fasilitas di area festival telah rampung. Pemerintah…

13 hours ago

Matangkan Persiapan FDS ke15, Pemkab Jayapura Libatkan Stakeholder

Persiapan pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) ke-15 Tahun 2026 mulai dimatangkan. Pemerintah Kabupaten Jayapura menggelar…

13 hours ago