Categories: BERITA UTAMA

BPBD Papua Desak 4 Daerah Segera Tetapkan Status Siaga Bencana

JAYAPURA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mewarning empat daerah di Papua untuk segera menetapkan status siaga yang dikeluarkan oleh pimpinan daerah setempat. Adapun empat daerah tersebut yakni Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Waropen, dan Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Wilayah-wilayah ini perlu diantisipasi akibat cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat yang disertai angin dan petir. Sedini mungkin harus diantisipasi untuk mengurangi jumlah korban maupun kerugian harta benda,” kata Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya, kepada Cenderawasih Pos, Jumat (10/4).

Wisnu menjelaskan, sejak Desember 2025 BPBD telah menetapkan status siaga bencana yang berlaku selama tiga bulan dan berakhir pada Maret 2026. Status tersebut kemudian diperpanjang kembali sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi pada masa peralihan musim hujan ke musim kemarau.

“Perpanjangan status siaga ini dilakukan karena kita mengantisipasi cuaca ekstrem, baik curah hujan tinggi maupun potensi kemarau panjang,” ujarnya.

Ia mengatakan, tingginya curah hujan saat ini terjadi akibat peralihan musim. Oleh karena itu, BPBD terus melakukan langkah mitigasi dan edukasi kepada masyarakat untuk menghadapi potensi banjir dan tanah longsor.

Menurut Wisnu, apabila cuaca ekstrem tersebut berdampak pada banjir besar hingga menyebabkan pengungsian warga, maka status dapat ditingkatkan menjadi tanggap darurat.

“Kalau sudah terjadi pengungsian, maka status akan kita tingkatkan menjadi tanggap darurat,” katanya.

Ia juga berharap seluruh pemerintah kabupaten/kota di Papua dapat mengikuti langkah pemerintah provinsi dalam menetapkan status siaga bencana. Sejumlah daerah seperti Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura telah lebih dulu menetapkan status siaga.

“Daerah lain seperti Keerom dan Waropen yang tergolong rawan juga kami harapkan segera mengikuti,” ujarnya.

BPBD Papua juga mengingatkan bahwa peringatan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, terutama di wilayah Kepulauan Yapen dan Biak Numfor, serta dapat bergeser ke distrik-distrik di wilayah tersebut.

Karena itu, seluruh kabupaten/kota di Papua diminta tetap meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap hujan lebat hingga sangat lebat dalam skala lokal, angin kencang, serta petir yang dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sambut Musim Baru, Manajemen Persipura Temui Rahmad Darmawan

Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadwalkan pertemuan khusus dengan pelatih yang akrab…

59 minutes ago

Wadanyon Kodap XVI Yahukimo Dibekuk di Bandara Dekai

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial YB (34) yang diduga menjabat sebagai…

1 hour ago

Dihuni Masyarakat Heterogen, Stabilitas Keamanan Jadi Prioritas

Ketua LMA Port Numbay George Arnold Awi, menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bersama yang…

2 hours ago

Terdakwa Kasus Pencemaran Nama Baik Diputus Bebas

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Justice dan Peace menyambut baik putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi…

3 hours ago

Dari Lab Sederhana di Dok II, Lahir Harapan Baru Tenaga Kesehatan Papua

“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…

4 hours ago

Film Pesta Babi Bikin Publik Bertanya, Ada Apa dengan Papua?

Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…

5 hours ago