Categories: BERITA UTAMA

Logistik Pemilu di Kota Jayapura Siap Didistribusikan

Pj Wali Kota Jayapura Jamin, Kejadian Pemilu 2019 Tidak Akan Terulang

JAYAPURA-Penjabat Walikota Jayapura,  Frans Pekey bersama Penjabat Sekda Kota Jayapura, didampingi oleh Forkompimda di Kota Jayapura meninjau langsung kesiapan logistik Pemilu yang ada di gudang logistik KPU Kota Jayapura di Entrop,  Jumat, (9/2) lalu.

Dalam keterangan persnya Frans Pekey menyebut, saat ini kesiapan logistik pemilu di Kota Jayapura sudah mencapai 95%.  “Hari ini tinggal tersisa 5 hari lagi, sehingga semakin dekat hari H, kita ingin memastikan bahwa,  kesiapan dari penyelenggara Pemilu terutama KPU,” kata Frans Pekey, Jumat (9/2).

Dari peninjauan itu pihaknya ingin memastikan bagaimana progres pengepakan kertas suara dan juga kesiapan distribusi  logistik Pemilu tersebut ke setiap TPS.

“Jadi sudah 95% sudah siap, kurang lebih hanya 5% saja, itu yang masih menunggu. Karena form  untuk di distrik yang dikirim dari sana itu yang salah kirim. Tapi yang kurang itu  sudah mulai dicetak di Kota Jayapura oleh KPU Provinsi. Kita tunggu itu. Kalau sudah ada, satu dua hari ini, lalu kemudian dimasukkan ke dalam kotak suara dan selanjutnya akan didistribusi,” bebernya.

Kemudian untuk distribusi logistik ini dilakukan H-2 menjelang pemilihan. Dia menambahkan ada beberapa hal permasalahan yang sempat terjadi di masyarakat terkait dengan persiapan Pemilu kali ini, namun itu sudah berhasil  dikomunikasikan dengan masyarakat dan juga pemerintahan kampung setempat.  “Kita optimis bahwa kejadian saat pemilihan presiden  2019 itu, (keterlambatan distribusi surat suara) tidak terjadi lagi,” tambahnya.

Sementara itu  Ketua KPU Kota Jayapura,  Oktovianus Injama mengatakan, pihaknya menyiapkan sekitar 1.300.000-an surat suara untuk pemilu 2024.

Jumlah tersebut akan digunakan untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPD RI, DPR RI, DPR provinsi  dan DPR kota Jayapura.

“Surat suara untuk semua pemilihan 1.300.000-an lebih,  kita tidak ada cadangan jadi itu sudah termasuk terhitung 2% nya.  Misalnya tiap TPS itu 300-an berarti 2% nya kurang lebih sekitar 6 lembar saja,”kata Otktovianua Injama, Jumat (9/2).

Dia mengatakan, untuk kekurangan yang terjadi saat ini semuanya sudah hampir rampung dipenuhi terutama terkait dengan surat suara yang rusak dan kurang yang sebelumnya sempat terjadi termasuk surat suara yang salah kirim dari KPU Pusat.

“Untuk formulir yang kurang itu kita tambahkan pada hari ini juga surat suara yang kurang juga sudah kita siapkan dan masukkan.  Nanti H-2, tinggal distribusi  akan distribusi ke distrik Muara Tami. H-1 akan didistribusi ke 4 distrik lainnya,  Abepura, Heram, Japut, dan Japsel,” bebernya.

Sementara itu terkait dengan data pemilih tetap di kota Jayapura jumlahnya sebanyak 285.082. Karena itu pihaknya berharap agar warga yang sudah tercatat sebagai pemilih tetap bisa mendatangi TPS untuk mengikuti pemilihan umum serentak.(roy/wen)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

5 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

6 hours ago

Fenomena Blue Moon, Warga Pesisir Waspadai Pasang Air Laut

Fenomena astronomi langka Blue Moon atau Bulan Biru diprediksi akan kembali terjadi dalam waktu dekat.…

7 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

8 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

9 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

10 hours ago