Categories: BERITA UTAMA

Diseminasi  dan Negosiasi Konflik Penting bagi Anggota Brimob

JAYAPURA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Wilayah Papua melaksanakan diseminasi  dan negosiasi konflik bersama anggota Batalyon A Pelopor satuan Brimob Polda Papua di Mako Brimob Kotaraja, Senin (10/6) kemarin.

Kepala Komnas HAM wilayah Papua, Frits Ramandey, S.Sos, MH, menjelaskan kegiatan tersebut sangatlah penting diberikan kepada Brimob untuk meningkatkan ide atau gagasan, dalam penanganan konflik. Karena menurut Frits, setiap saat anggota ini pasti bersentuhan langsung dengan pihak-pihak yang berkonflik. Baik itu konflik sosial, konflik sumber daya alam, maupun konflik dalam momen-momen politik.

“diseminasi  HAM itu penting bagi anggota Brimob supaya mereka juga punya pengetahuan yang cukup dengan prinsip definisi HAM. Apa yang mereka lakukan karena apa, supaya apa yang mereka lakukan tidak kemudian negara menjadi pihak yang dituduh melanggar HAM, karena tindakan aparatur negara itu mewakili negara,” kata Frits kepada Cenderawasih Pos kemarin.

Jadi Dia mengharapkan tindakan anggota Brimob tidak melakukan unsur kekerasan, sehingga tidak dikatakan pelanggaran hak asasi manusia.

Dijelaskannya didalam diseminasi  ini pihaknya memberikan trainning singkat tentang materi negosiasi dalam konflik. Ini menjadi penting mengingat momentum Pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan momentum lainnya pasti membutuhkan anggota Brimob yang memiliki kemampuan secara teori dalam penanganan konflik.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago