

JAYAPURA – Lama tak terdengar soal proses penyidikan terkait dugaan kasus korupsi dan PON Papua, penyidik Kejati Papua akhirnya pada Kamis (9/10) kembali muncul dengan perkembangan baru. Kejati memastikan kasus dugaan korupsi PON XX Papua Tahun 2021 tidak berhenti.
Beberapa orang telah ditetapkan sebagai tersangka dari kasus yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp205 miliar lebih itu dan puluhan orang telah diperiksa.
Sementara untuk part II, sebanyak 18 orang telah dimintai keterangan. Beberapa orang telah mengembalikan dana perkara PON XX Tahun 2021 termasuk Ketua PB PON Papua, Yunus Wonda. Pada tahap I, uang yang disita sebesar Rp15,6 miliar.
Sedangkan jilid II, Rp 18,1 miliar. Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua, Nixon Nikolaus Nilla Mahuse mengatakan, kasus ini masih bergulir.
“Untuk part II, kita telah melakukan pemeriksaan terhadap 18 orang saksi. Ada 15 saksi lagi untuk kita konfrontir penggunaan dananya,” kata Nixon kepada Cenderawasih Pos, Kamis (9/10).
Ia pun menegaskan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya kembali menetapkan beberapa orang tersangka.
Page: 1 2
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…