Categories: PARIWARA

DP2AKB Kab. Yalimo Berikan Makanan Tambahan bagi Balita, dan Ibu Hamil

YALIMO– Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak dan keluarga berencana (DP2AKB) Kabupaten Yalimo mengadakan penyaluran pemberian makanan tambahan (PMT) bagi Balita, dan ibu hamil.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak dan keluarga berencana Kabupaten Yalimo, Amina Kombo, S.Pd mengatakan bahwa pemberian makanan tambahan kepada anak balita dan ibu hamil sebagai bagian dari percepatan penurunan stunting di Kabupaten Yalimo. Penganggaran ini berasal dari dana otsus 2025.

“Penyaluran bantuan ini memalui Posyandu dan Puskesmas dengan tujuan mengenai sasaran dimana harapan pemerintah anak-anak ini dapat tumbuh sehat, kuat dan masa depan cerah,” ungkapnya.

“Kegiatan akan terus kita programkan karena bisa membantu masyarakat khususnya anak-anak dan ibu hamil.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

12 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

13 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

14 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

15 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

16 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

17 hours ago