“Tapi silakan saja kalau ada yang berpendapat seperti itu,” sambung Waterpauw. Menurutnya yang terpenting saat ini adalah bagaimana dari apa yang dipunya dari yang Tuhan sudah berikan dan bimbing itu, digunakan untuk mengabdi bagi masyarakat.
“Apapun jabatan dan setinggi apapun pangkat saya itu yang utama. Kalau saya tidak mampu atau ketika rakyat menganggap saya dulu hanya tidur – tidur ya sudah tidak usah saya. Itu hak rakyat menilai. Tapi kalau mengatakan saya kembali dan menumbuhkan semangat ya mari sama – sama bekerja. Sekali lagi tidak ada perang bintang sebab saya sipil murni. Saya juga mau beritahu bahwa saya 19 tahun mengabdi di Kota Jayapura dan hati dan semangat saya ada disini lalu kita ketemu lagi disini,” imbuhnya.
Sementara untuk jabatan kosong dua atau wakil menurut Waterpauw, semua sedang dalam penjaringan. Namun dirinya lebih memprioritaskan pasangan dari Tabi maupun Saireri. “Nanti biar tim yang melakukan seleksi,” tutupnya. (fia/ade/nat)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Melihat suaminya diterkam dan diseret ke dalam air, sang istri langsung berteriak histeris dan meminta…
Menurut Haris, pihaknya mengajak semua pemangku kepentingan di daerah ini terus memberikan edukasi kepada masyarakat…
‘’Menyangkut perkara utang Pemda Merauke dalam hal ini RSUD Merauke, telah terjadi putusan Pengadiloan Negeri…
Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro, melakukan monitoring pemasangan papan informasi anggaran sekaligus penyerahan Alokasi Dana…
Efisiensi yang dilakukan Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran ternyata juga menyasar dana yang…
Komitmen untuk menerangi Kabupaten Waropen kini berdiri di atas fondasi yang kokoh. PT PLN (Persero)…