“Tapi silakan saja kalau ada yang berpendapat seperti itu,” sambung Waterpauw. Menurutnya yang terpenting saat ini adalah bagaimana dari apa yang dipunya dari yang Tuhan sudah berikan dan bimbing itu, digunakan untuk mengabdi bagi masyarakat.
“Apapun jabatan dan setinggi apapun pangkat saya itu yang utama. Kalau saya tidak mampu atau ketika rakyat menganggap saya dulu hanya tidur – tidur ya sudah tidak usah saya. Itu hak rakyat menilai. Tapi kalau mengatakan saya kembali dan menumbuhkan semangat ya mari sama – sama bekerja. Sekali lagi tidak ada perang bintang sebab saya sipil murni. Saya juga mau beritahu bahwa saya 19 tahun mengabdi di Kota Jayapura dan hati dan semangat saya ada disini lalu kita ketemu lagi disini,” imbuhnya.
Sementara untuk jabatan kosong dua atau wakil menurut Waterpauw, semua sedang dalam penjaringan. Namun dirinya lebih memprioritaskan pasangan dari Tabi maupun Saireri. “Nanti biar tim yang melakukan seleksi,” tutupnya. (fia/ade/nat)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah kendaraan bermotor dengan modus pelaku…
ali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan pentingnya penataan administrasi kependudukan di wilayah Distrik Muara Tami…
Bupati Thomas mengatakan, kehadiran gubernur dalam peresmian Rumah Jew merupakan penghormatan lantaran itu kesempatan langkah.…
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penegasan batas daerah antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten…
Melihat suaminya diterkam dan diseret ke dalam air, sang istri langsung berteriak histeris dan meminta…
Menurut Haris, pihaknya mengajak semua pemangku kepentingan di daerah ini terus memberikan edukasi kepada masyarakat…