Categories: MIMIKA

Empat Sekolah Dipalang Pemilik Tanah, Ribuan Siswa Dipulangkan

Kuasa Hukum Sebut Aksi Palang Dilakukan Karena Sejak 2011 Sengketa Tanah Tak Kunjung Selesai

MIMIKA – Empat sekolah di Mimika diliburkan karena dipalang oleh sekelompok warga atas sengketa tanah yang tak kunjung diselesaikan, pada Rabu (14/1). Adapun empat sekolah yang dipalang adalah SMA Negeri 1 Mimika, SMA Negeri 7, SMP Negeri 7 dan SD Inpres Inauga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, palang telah dilakukan sejak Selasa (13/1) malam. Pintu-pintu ruang kelas dan ruang guru di empat sekolah tersebut dipalang menggunakan papan, menyebabkan siswa-siswi tidak dapat menempati ruang kelas.

Sementara di gerbang, mereka juga membentangkan spanduk dengan bertuliskan sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah Kabupaten Mimika.

Pantauan media ini di lapangan, sejak pukul 07.00 WIT para guru hingga pelajar dari empat sekolah tersebut sudah berdatangan. Namun karena sekolah dipalang, para siswa-siswi lalu dipulangkan untuk sementara sambil menunggu palang kembali dibuka.

Kepala Sekolah SD Inpres Inauga, Ny. Diana Domakubun saat ditemui juga mengaku menyesali tindakan ini. Katanya, aksi pemalangan ini bukan baru pertama kali dilakukan.

Namun, ia menilai bahwa tindakan ini justru mengorbankan masa depan generasi muda terutama dalam menimba ilmu di sekolah.

Selanjutnya, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mimika, Nona Yeni Gogani, menyampaikan bahwa sejak pagi sebanyak 1400 siswa berhamburan di jalan sekitaran lingkungan sekolah. Namun, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, ia memutuskan untuk memulangkan anak didiknya dan menjalankan proses pembelanjaan dari rumah.

“Jadi bukan libur, tapi belajar di rumah, saya berharap apa yang terjadi hari ini kan sudah mengganggu proses belajar mengajar, di sini ada guru-guru mungkin bisa dilihat masih menunggu karena ini kan pendidikan ini kan harus berjalan,” kata Yeni.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Kakek Tewas Tenggelam di Pantai Dok II

  Direktur Polairud Polda Papua, Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono, menjelaskan, peristiwa tersebut pertama…

55 minutes ago

Libatkan Semua Jaringan Untuk Tangani Pasien MBG

   Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes, mengatakan pihaknya mendapat instruksi…

2 hours ago

Masalah Klasik Lapas Narkotika Jayapura Jadi Atensi DPR RI

  Dialog yang berlangsung di dalam Lapas membahas sejumlah isu strategis penyelenggaraan pemasyarakatan di Papua,…

3 hours ago

Akselerasi Mutu Pendidikan, Pengelolaan Dana BOSP Harus Transparan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya akuntabilitas…

4 hours ago

Minat Masyarakat Untuk CKG Masih Minim

  "Puskesmas-puskesmas sudah siap melayani masyarakat yang ingin melakukan CKG namun hingga akhir bulan Juni…

5 hours ago

Usai Kasus Keracunan, Pogram MBG Harus Dievaluasi Total

Peristiwa keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG)  yang terjadi di SMA Negeri 5 Jayapura dan juga…

6 hours ago