

Kombes Pol Ade Sapari (FOTO:Gamel/Cepos)
JAYAPURA – Tim Cyber Polda Papua memastikan akan memantau semua aktifitas media social jelang maupun pasca pemilu 2024. Pasalnya polisi meyakini akan ada peningkatan dan jika tak dikontrol memungkinkan akan terjadi masalah.
Direskrimsus, Kombes Pol Ade Sapari mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan Bawaslu mengingat Bawaslu juga memiliki IT yang ikut memonitor pergerakan para paslon.
“Prediksi kami ujaran kebencian akan mengalami peningkatan. Begitu juga dengan hoax kemungkinan akan bermunculan. Ini patut diantisipasi sebab tetap berpotensi membuka persoalan jika ada yang merasa dirugikan,” kata Ade kepada Cenderawasih Pos, Kamis (7/12).
Ade menyampaikan bahwa masyarakat perlu bijak dan tetap berhati hati dalam berkomentar atau memberi tanggapan di media social. Jangan sampai kebablasan dan akhirnya berproses hukum. “Kalau ada yang merasa dirugikan kemudian dilaporkan maka pelaku bisa dijerat pasal 27 ayat 3 UU ITE dengan ancaman pidana 6 tahun,” tutup Ade. (ade/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Koordinator Pengawasan Akuntabilitas Pemda Wilayah I BPKP Provinsi Papua, Hendro Wibowo mengatakan, manajemen risiko…
Pesan tersebut sejalan dengan harapan Ketua IKEMAL Kota Jayapura, Piter Kainama, yang mengajak seluruh…
Plt Kepala BPBD, Satpol PP, dan Damkar Kabupaten Jayawijaya Romadlon menyebutkan dari informasi yang dihimpun…
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Papua memberikan layanan pijat kepada warga terdampak kebakaran…
Para turis atau Wisatawan Mancanegara ada dari negara Inggris, Argentina, Amerika Serikat, Australia dan berbagai…
Festival Danau Sentani (FDS) XV 2026 meninggalkan catatan menarik. Selama rangkaian festival berlangsung, kawasan Pantai…