

Bripda Aske Mabel yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Papua dan Polres Yalimo akhirnya muncul
Berstatus DPO, Kini Jadi Panglima Kodap Yalimo
JAYAPURA – Lama tidak didengarkan informasinya, anggota Polisi, Bripda Aske Mabel yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Papua dan Polres Yalimo akhirnya muncul. Kemunculannya bukan kembali ke satuan secara baik – baik namun terlibat kasus pembunuhan seorang sopir lajuran bernama Muktar Layuk.
Korban dibunuh dengan cara ditembak dan juga dibacok di bagian lehernya hingga nyaris putus. Kejadian itu terjadi Selasa, (5/11) November sekira pukul 11.20 WIT di Jln. Trans Wamena – Jayapura tepatnya di Kampung Hobakma Km. 138 Distrik Elelim, Kab. Yalimo, Prov. Papua Pegunungan.
Kemunculan Aske Mabel terlihat dalam unggahan video di media sosial dimana dalam video singkat berdurasi 1 menit 58 detik itu, Aske Mabel menyatakan dirinya telah diangkat menjadi Panglima TPNPB-OPM Kodap Balim Timur Yali-Yalimo.
Dalam pernyataannya, Kodap Balim Timur telah menerima 4 pucuk senjata api jenis AK-47 Cina milik Polri yang dirampas pada Minggu (9/7/2024) lalu di Polres Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan. “Hari ini diumumkan bahwa Kodap Balim Timur Yali-Yalimo akan memanfaatkan peralatan logistik yang dirampas ini, diperlukan demi untuk perjuangan bangsa Papua Barat,”ujar Aske Mabel dalam video itu,” imbuhnya.
Page: 1 2
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…