Berdasar catatan TNI, OPM melakukan dua kali aksi serangan dengan target guru dan nakes pada 21-22 Maret 2025 lalu. Aksi tersebut dilakukan di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo. Penyerangan pertama pada 21 Maret 2025 terjadi sekitar pukul 16.00 WIT. TNI menyebut ada 10-15 anggota OPM terlibat dalam aksi tersebut.
Aksi kedua terjadi pada 22 Maret 2025 sekitar pukul 07.00 WIT. Tidak kurang dari 8 orang pelaku terlibat dalam serangan itu. Akibatnya seorang guru bernama Rosalia Rerek Sogen ditemukan meninggal dunia.
TNI menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut. Apalagi Rosalia memilih menjadi guru di Yahukimo demi memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anak yang tinggal di daerah tersebut. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penyebab paling umum dari tangan yang berkeringat berlebihan adalah kondisi yang disebut hiperhidrosis primer. Pada…
Sebuah studi terbaru mengenai skenario bahaya banjir menunjukkan sebagian besar wilayah Pontianak rawan genangan. Dalam…
Buron kasus narkoba itu berhasil diringkus oleh Bareskrim Polri sehari setelah surat DPO disampaikan kepada…
Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu berjanji akan terus memberikan ruang kepada semua pihak…
Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian, menegaskan bahwa kegiatan razia miras bukanlah hal…
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Itaar, menyampaikan bahwa kegiatan…