

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri saat mendengarkan keluhan masyarakat saat melakukan sidak di Pasar Hamadi, Rabu (3/12). Kini, dirinya sediakan jadwal tiga minggu sekali bagi masyarakat bertemu di Kantor Gubernur. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri membuka ruang tatap muka langsung dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik dan komunikasi pemerintah daerah.
Pengaturan jadwal itu tertuang dalam Pengumuman Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Nomor: 000.1.5/14023/SET tanggal 2 Desember 2025 yang menetapkan waktu dan tempat pertemuan bagi warga dengan kepala daerah.
Adapun gubernur akan menerima kunjungan masyarakat umum setiap Selasa dan Kamis di ruang kerja Gubernur, lantai 4 Kantor Gubernur Papua, dengan jam layanan tertera pukul 09.00 WIT hingga 15.00 WIT. Selain itu, setiap Sabtu layanan tatap muka digelar di Gedung Negara pada pukul 11.00 WIT hingga 13.00 WIT.
Juru Bicara Gubernur Papua, M. Rifai Darus mengatakan, program pelayanan langsung itu sudah dimulai pada Kamis (4/12) sore.
“Kemarin (Kamis, 4 Desember), gubernur sudah memulainya sore hari, sudah menerima beberapa masyarakat yang hadir di kantor gubernur secara langsung,” ujar Rifai, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (5/12).
Rifai menyampaikan, inisiatif itu merupakan komitmen pribadi Gubernur Fakhiri untuk membuka akses langsung bagi masyarakat tanpa sekat atau pembatas formal antara rakyat dan pemimpin daerah.
“Beliau (Gubernur) ingin mendengarkan secara langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat dan menerima masukan apa pun,” kata Rifai.
Menurut Rifai, agenda pertemuan itu dimaksudkan untuk memberikan ruang bagi publik menyampaikan aspirasi, saran, maupun kebutuhan administrasi lainnya secara langsung kepada gubernur. “Pertemuan juga dimaksudkan sebagai bentuk keterbukaan pemerintahan daerah dalam menerima laporan faktual dari lapangan,” ujarnya.
Meski jadwal resmi menetapkan jam pagi sampai sore, Rifai menambahkan ada penyesuaian pelaksanaan yang diharapkan membuat proses kunjungan lebih tertib.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…