

Anggota Polres Jayapura bersama TNI dan Warga lakukan Korvei di halaman masjid Al Muhajirin Kampung Karya Bumi Besum, pasca Kerusuhan di Kampung Karya Bumi Besum, Kamis (4/1/2024) kemarin. (foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI-Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen mengungkapkan, saat ini untuk situasi Kampung Karya Bumi Besum sudah berangsur kondusif, dimana hingga saat ini masih ada 200 personel gabungan Polres Jayapura, Brimob Nusantara, ditambah Polsek terdekat dan Brimob Polda Papua, serta personel TNI masih disiagakan.
Selain itu, upaya yang dilakukan Polres Jayapura juga melakukan pencarian kendaraan sepeda motor yang diambil karena sebagian ada yang dikembalikan, ditemukan, sehingga diimbau jika masih ada yang membawa segera dikembalikan, karena pihak kepolisian sudah mengidentifikasi identitas warga yang membawa tinggal dikembangkan termasuk yang melakukan pembakaran, pengrusakan, penjarahan dan yang memprovokasi massa hingga terjadi kerusuhan dan lainnya.
Dan Polres Jayapura juga membuka layanan bagi warga yang merasa rumahnya dijarah, dirusak, dibakar dan dicuri ada tim yang melayani untuk menerima laporan serta pengrusakan.
Untuk itu, Jajaran Polres Jayapura meminta dukungan maupun kerjasama dari semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini.
Pasca kerusuhan di Kampung Karya Bumi Besum, kemarin, Polres Jayapura bersama TNI dan warga melakukan bersih-bersih lingkungan untuk menciptakan kondisi yang lebih kondusif dan mendukung kehidupan masyarakat yang aman.
Dalam kegiatan korvei tersebut, anggota Polri dan TNI bekerja sama secara aktif membersihkan area pemukiman serta tempat ibadah dari sampah serta benda-benda berbahaya yang dapat membahayakan keamanan dan ketertiban masyarakat, dan masyarakat juga turut berpartisipasi dengan membersihkan lingkungan tempat tinggal mereka sendiri.
Selain itu menurut Kapolres Jayapura, pihaknya juga melakukan patroli dialogis. Patroli dialogis tidak hanya bertujuan untuk menangani tindak kriminalitas pasca terjadinya kerusuhan, tetapi juga untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami berusaha mendorong pendekatan yang lebih humanis dan terbuka antara polisi dan masyarakat. Patroli dialogis ini memberikan kesempatan bagi warga untuk mengungkapkan kekhawatiran dan masalah yang mereka hadapi sehari-hari,”ucapnya, Kamis (4/1/2024)
“Salah satu kunci keberhasilan patroli dialogis adalah melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan keamanan. Ada berbagai ide dan saran yang kami dapat dari warga yang dapat membantu kami dalam menjaga keamanan di wilayah ini,”Jelasnya.(dil/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…