Categories: BERITA UTAMA

Situasi di Besum Mereda, Keluarga Korban Minta Maaf

Warga Transmigran yang Mengungsi di Nimbokrang, Bisa Kembali Pulang

SENTANI-Pasca kerusuhan, situasi di Kampung Karya Bumi Besum Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura, Kamis (4/1) mulai pulih, kendati belum sepenuhnya namun pihak keluarga korban Daud Bano telah meminta maaf kepada warga transmigran yang berada di Kampung Karya Bumi Besum.

  “Almarhum Daud Bano saya kasih besar dia sampai kawin dan keluar saya sebagai bapak Almarhum minta kepada Kepala Kampung, tokoh adat, tokoh agama, dan warga besum untuk bisa memindahkan jenazah Daud Bano yang dimakamkan kubur di lapangan bola Besum untuk dipindahkan ke Kampung Kwansu,”katanya, Kamis(4/1/2024)kemarin.

Mika Bano mengungkapkan,  setelah dimakamkan diKkwansu selanjutnya bersama-sama warga Besum dan warga Kampung Kwansu bisa sama -sama kumpul kembali ia pastikan bahwa semua aman nanti ia juga bicara dengan masyarakat Kwansu untuk menjamin keamanan warga besum saat tinggal di Besum.

  “Kita punya warga Besum ini tidak salah karena kemarin mungkin ada anak-anak mabuk terus ada pihak lain yang masuk dengan sedikit alkohol, makanya kita bicara tidak ada yang dengar akhirnya mereka (anak anak muda) bikin gerakan tambahan,” ungkapnya.

  “Dan masing -masing dan anak anak yang bawa motor kemana-mana, saya pihak korban minta semua motor dikembalikan dan tidak boleh ada pakai motor,”bebernya.

  Mika minta warga Besum yang di pengungsian bisa segera pulang dan kumpul dengan keluarga kembali pihaknya juga pastikan keamanannya karena semua warga Kwansu dan warga Besum ini keluarga tidak ada permusuhan.

  “Habis itu kita kumpul lalu kita bicara bagaimana ke depannya, karena kemarin atas kejadian itu kami dari keluarga korban minta maaf atas keributan, dampak dari emosi sampai jenazah, Daud ditaruh di dalam masjid,” Sesalnya.

“Jika nanti bicara sama-sama dan nanti kita juga minta maaf kepada pak ustadz, kepala kampung, masyarakat Karya Bumi Besum, kita tidak mau di tahun yang baru ini ada pertikaian, karena kampung Kwansu dan Kampung Karya Bumi Besum ini kita keluarga dan kita hidup sama-sama berdampingan,” jelasnya.

  Diakui, karena pengaruh dari pihak luar yang mengatasnamakan keluarga dan saudara almarhum Daud Bano mungkin ada kepentingan lain dibalik itu, sehingga almarhum harusnya dimakamkan di Kwansu tapi dimakamkan di Kampung Karya Bumi.   Oleh sebab itu keluarga almarhum Daud Bano akan pindahkan lagi jenazah ke Kampung Kwansu.

“Saya sebagai kakak dan bapak, saya minta Daud punya jenazah digali kembali dan dikubur di Kwansu karena dia anak Kwansu,”jelasnya.

  Selain itu, sampai saat ini warga Besum masih banyak yang mengungsi di Distrik Nimbokrang hanya sebagian warga khususnya laki laki yang menjaga rumahnya di besum, karena ada juga yang punya ternak.(dil/wen)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

7 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

8 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

9 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

10 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

11 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

12 hours ago