Selain Imunisasi Kejar, Dinkes juga mengaktifkan dua langkah tambahan seperti Sweeping yang mengarahkan petugas turun langsung ke lapangan untuk melacak keberadaan anak-anak yang “kehilangan jejak” dalam catatan medis.
Kemudian, edukasi lintas sektor dengan menggelar sosialisasi masif di tempat ibadah dan lingkungan warga dengan melibatkan kader Posyandu untuk meningkatkan kesadaran orang tua. Diharapkan dengan strategi ini, herd immunity atau kekebalan kelompok di Mimika dapat segera terbentuk sehingga virus campak dapat dikendalikan meskipun terjadi transmisi di masyarakat. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…
Pemerintah Kampung Kampung Kayo Pulo terus mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai langkah…
Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri mengungkapkan bahwa pendidikan dan pemenuhan gizi merupakan dua sektor yang…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…
Dua rumah semi permanen yang ludes terbakar ini berada di wilayah RT/RW 05/03 Kelurahan Hamadi,…