Untuk mempercepat penanganan keluhan masyarakat, gubernur juga menyiapkan sistem pengaduan langsung. Ke depan, setiap rumah sakit akan diwajibkan mencantumkan nomor kontak pengaduan yang terhubung langsung dengan direktur rumah sakit, kepala dinas kesehatan, hingga gubernur.
“Lapor langsung ke kami, jangan hanya ke media sosial. Kalau lapor ke kami, penanganan bisa cepat karena kami langsung perintahkan jajaran di bawah,” ujarnya.
Gubernur tidak menampik bahwa pelayanan kesehatan di Papua pada tahun-tahun sebelumnya masih memiliki banyak kelemahan. Namun ia memastikan, tahun 2026 sektor kesehatan akan menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi Papua di bawah kepemimpinannya.
“Saya pastikan, di tahun 2026 kita fokus memperbaiki seluruh layanan kesehatan agar kasus kematian ibu dan anak seperti yang lalu tidak terulang lagi,” ujarnya.
Gubernur juga menegaskan, isu kesehatan ibu dan anak, terutama pada masa 1.000 hari pertama kehidupan merupakan prioritas utama yang selalu ia sampaikan sejak masa kampanye.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak boleh saling menyalahkan ketika terjadi kasus kematian ibu dan anak, melainkan harus bertanggung jawab penuh atas perbaikan sistem pelayanan.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 09.15 WIT dan langsung melakukan pemeriksaan serta olah TKP.…
Rustan menjelaskan, dukungan dana dari Pemkot Jayapura tidak selalu harus sama dengan nominal yang diajukan…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil, mengatakan…
Kepala Puskesmas Sentani, dr. H. Farid Yusuf, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan…
Ia meminta kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera memanggil dan mengingatkan bawahannya,…
Penangkapan pelaku bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya hewan ternak sapi di wilayah Arso II,…