“Kita tidak bisa menyalahkan rumah sakit. Bagaimanapun kondisinya, kami sebagai pemimpin bertanggung jawab. Karena itu saya mengambil risiko untuk membenahi pelayanan kesehatan,” ujar Fakhiri.
Sebagai langkah konkret, Gubernur telah menginstruksikan seluruh rumah sakit dan puskesmas agar memberikan pelayanan terlebih dahulu kepada pasien, khususnya ibu hamil dan anak, tanpa mempersoalkan kemampuan ekonomi. Pemerintah Provinsi Papua akan menjamin pembiayaan pelayanan tersebut.
“Saya sudah sampaikan, layani dulu pasien. Soal biaya, pemerintah yang akan memikirkan dan membayarnya. Jangan sampai masyarakat tidak tertolong karena tidak punya uang,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, sebagian rumah sakit di Papua telah mulai menerapkan layanan gratis sebagai bentuk komitmen meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…
Gubernur Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…
Selain melihat dari dekat antrian kendaraan, Marthinus Pasang juga menemui pengelola SPBU dan pihak Rayon…
Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pemuda dan wirausaha pemula dari berbagai wilayah di…
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jayawijaya kini dijabat oleh dr. Charles Manalagi, Sp.Og untuk periode…
Deivy menjelaskan, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Keerom telah diawali dengan kegiatan pencanangan…