

Anak anak, ibu-ibu dan Lansia yang mengungsi di rumah salah satu warga di Distrik Nimbokrang Rabu (3/1) kemarin. 928 warga Kampung Karya Bumi Besum Distrik Namblong Kabupaten Jayapura masih belum bisa kembali ke rumahnya, karena belum ada kesepakatan dengan keluarga korban. (foto:Priyadi/Cepos)
Kapolres Jamin Para Perusuh di Besum Segera Diproses
SENTANI-Kendati situasi dan kondisi di Kampung Karya Bumi Besum Distrik Namblong Kabupaten Jayapura sudah kondusif, namun ratusan warga Besum belum bisa kembali ke rumahnya.
Pasalnya, belum ada kesepakatan dengan masyarakat terutama keluarga korban, sehingga anak-anak, wanita dan lansia masih berada di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura. Sementara sejumlah aparat keamanan masih berjaga-jaga di Kampung Karya Bumi Besum.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK, M.H, mengatakan dari pendataan awal yang dilakukan, satu unit kantor balai kampung dibakar, pasar pagi dibakar, 21 unit rumah yang dirusak dan dijarah, delapan unit rumah yang dibakar, satu unit sepeda motor dibakar, 22 unit mobil dirusak, serta 41 unit sepeda motor yang mengalami kerusakan akibat tindakan anarkis dari massa.
“Ini merupakan data awal yang kami data, namun tim identifikasi masih terus melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian lainnya,”ucapnya
Diakui, pada Hari Rabu (3/1) kemarin, anggota juga telah menemukan beberapa kendaraan roda dua yang dicuri lalu ditinggalkan di semak-semak lalu sudah dibawa ke Kampung Karya Bumi Besum. Menurutnya kendaraan tersebut bisa diambil pemiliknya dengan menyertakan dokumen surat-suratnya.
Kapolres juga terus melakukan identifikasi apa yang dibakar, apa yang dirusak, apa yang dicuri, dan bagi masyarakat Besum yang ingin mengadu terkait aksi anarkis massa, kepolisian siap melayani aduan masyarakat.
Ditegaskan Kapolres, bahwa pelaku yang melakukan pengrusakan, pencurian, pembakaran, tetap dilakukan proses hukum karena tim masih bekerja melakukan pendataan.
Fredrickus W.A Maclarimboen menyatakan pihaknya akan menyiagakan personel di Besum hingga tiga atau empat hari ke depan. Kapolres berharap pengungsi yang berada di Nimbokrang bisa kembali ke rumahnya masing-masing dan kembali beraktifitas sseperti biasa.(dil/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…
Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…