

Kendaraan yang masih berada di Halaman Masjid Al Muhajirin Kampung Karya Bumi Besum Rabu (3/1)kemarin.(foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI-Warga Kampung Karya Bumi Besum bernama Wakit mengatakan pihaknya telah kehilangan dua sepeda motor, satu sepeda dan sertifikat tanah, padahal ini sudah disimpan di dalam lemari di rumah.
Ia mengaku, tidak ikut mengungsi ke Distrik Nimbokrang karena masih ada ternaknya, dan pada saat pagi hari sekira pukul 07.00 WIT ia pergi mencari pakan ternak dan pulang jam 11.00 WIT, sesampai dirumah dia melihat rumahnya sudah dibobol maling.
Dia menceritakan pencuri yang menyatroni rumahnya mengacak-acak seisi rumah, membawa surat-surat berharga seperti sertifikat tanah, kemudian dua sepeda motor dibawa kabur dan satu unit sepeda. Wakit berharap, semua barang yang diambil bisa kembali dan pelaku diproses hukum.
Tentang hasil pendataan yang dilakukan, Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kapolsek Nimbokrang Ipda Thomas M. Koimera mengatakan ada tiga tempat titik pengungsian di Distrik Nimbokrang yakni di Polsek, di Masjid dan di rumah-rumah warga dengan jumlah warga yang mengungsi sebanyak 928 orang. (dil/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…