

Khoirul Anam (FOTO:Gamel Cepos)
JAYAPURA – Kasus jual beli amunisi yang beberapa hari terakhir berhasil diungkap tim Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) rupanya terpantau hingga Jakarta. Mantan Komisioner Komnas HAM Republik Indonesia, Khoirul Anam sempat menyinggung soal ini.
Diakui tindakan atau perbuatan menjual amunisi kepada kelompok berseberangan semisal Kelompok Kriminal Bersenjata adalah tindakan yang tidak bisa dimaafkan. Itu sama artinya menjual teman, menjual institusi dan merugikan banyak pihak. Karenanya, pria yang akrab disapa Cak Anam ini meminta jika ditemukan maka patut ditindak tegas.
“Berhentilah jual beli amunisi. Siapapun pelakunya sebab ketika ini dilakukan maka itu sama artinya mengancam teman sendiri, mengancam masyarakat dan merugikan kita semua. Kami meminta tindakan tegas karena memang tidak ada yang diuntungkan kecuali penjualnya,” kata Cak Anam saat ditemui di Jayapura, Kamis (2/10).
Ia menyatakan tindakan tersebut lebih pada bentuk pengkhianatan. Mengkhianati rasa kemanusiaan dan menghianati masyarakat Papua termasuk institusi.
“Dan sama sekali tak ada alasan pembenarannya,” tambahnya.
Cak Anam yang kini bekerja sebagai anggota Kompolnas menyebut bahwa sejatinya fenomena jual beli amunisi di Papua bukan hal baru dan jurnalis juga pasti tahu.
“Ini agar tidak merugikan banyak pihak yang ingin menjadikan Papua tanah yang damai jadi siapapun yang terlibat harus ditindak tegas,” tutupnya.
Pemalangan kedua sekolah tersebut dilakukan oleh keluarga Mebri dan Wamblolo. Hal ini dilakukan sebagai bentuk…
Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, BMKG Wilayah V Jayapura, Ezri Ronsumbre mengatakan secara umum, pola…
Direktur Utama Bank Papua, Yuliana D. Yembise, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan momentum penting…
“Untuk pelanggaran pertama pasti ada teguran lisan, namun untuk selanjutnya kendaraan akan kami derek dan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam pertemuan bersama warga (ruang pablik) menjelaskan bahwa pembayaran…
Karena itu, mereka memutuskan untuk membuat hutan sendiri. Tahun 2000 menjadi titik awal perjalanan. Bermodalkan…