Categories: BERITA UTAMA

Mantan Komisioner HAM Singgung Jual Beli Amunisi

Sementara kunjungan Cak Anam ke Jayapura adalah untuk mengecek apakah instrumen fasilitas yang dimiliki Polda Papua dan beberapa Polda lainnya untuk mendukung kerja-kerja kepolisian khususnya dalam konteks pelayanan Pola Papua kepada masyatakat Papua sudah tercukupi.

“Yang kami temukan ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian dari Mabes Polri untuk meningkatkan pelayanan Polda Papua dengan kekhususan karakter Papua. Ini karena karakternya berbeda dan memiliki kekhasan berbeda dengan Polda di luar Papua,” tambahnya. Lalu ada satu masa transisi dari Polda Papua menjadi beberapa Polda lainnya.

Nah grand design perubahan itu yang sedang dicek apakah sudah disiapkan atau belum dan bagaimana penyiapannya.

“Dalam menyiapkan itu yang harus dipahami adalah bahwa Polisi merupakan institusi sipil sehingga karakter pelayanan, karakter pendekatan sehingga sepatutnya membangun Poldanya harus mencerminkan bahwa ia institusi sipil,” tegas Cak Anam.

Diingatkan bahwa kepolisian lahir dari rahim reformasi dan mengingatkan kembali bahwa Polri adalah jerih payah masyarakat sipil. Karenanya Kompolnas berharap pembangunan atau penerapan kerja-kerja di Polda ini berkarakter civilian. Misal karakter yakni lebih mengedepankan pendekatan dan dialog.

“Jadi jika banyak konflik maka pendekatan jangan hanya hukum semata tapi bisa lakukan pendekatan dialogis dan humanis. Karenanya suport untuk pendekatan dialogis dan humanis ini harus diperkuat dan itu berbeda dengan kondisi di polda yang lain,” paparnya.

Catatan Kompolnas kerja dialogis dan humanis dianggap masih kurang namun ini bisa jadi karena tidak ada suport atau suportnya ada namun justru disamakan dengan konsep polda di luar Papua yang jelas-jelas karakternya berbeda.

“Lingkungan dan ekosistem ancaman dan kebutuhan itu berbeda. Dilevel ini harus menjadi perhatian Mabes Polri jadi jangan disamakan,” jelasnya.

Anak mengakhiri bahwa untuk level spesifik Papua, pihaknya mengingatkan kembali bahwa pendekatan humanis dan dialogis, merangkul semuanya adalah pekerjaan terbaik. Jadi tidak semua soal dikerjakan dengan penegakan hukum.

“Tidak semua diselesaikan dengan jalan keamanan meski ada instrumennya,” tambah Khoirul Anam.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota Pastikan Seluruh OPD Definitif Januari IniWali Kota Pastikan Seluruh OPD Definitif Januari Ini

Wali Kota Pastikan Seluruh OPD Definitif Januari Ini

Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…

3 hours ago

Penumpang Lebih Banyak yang Berangkat daripada yang Turun di Merauke

Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…

4 hours ago

ASN Tidak Disiplin, Gaji dan TPP Ditahan

Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…

4 hours ago

Merauke Jadi Tuan Rumah Sidang Musyawarah Pekerja Lengkap PGI

Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…

5 hours ago

Arus Balik Nataru di Pelabuhan Jayapura Masih Padat

"Untuk penumpang yang turun dari KM Dorolonda hari ini sebanyak 1.337 orang. Sedangkan data penumpang…

5 hours ago

Palang SD dan SMP di Yoka Akhirnya Dibuka

Meski resmi dibuka beberapa catatan penting yang dapat dipetik dari hasil mediasi dari kedua belah…

6 hours ago